Melepas Penat di Curug Citambur, Panoramanya bak Negeri Dongeng

Jaya Wanda Puspa Bekti, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 408 2299676 melepas-penat-di-curug-citambur-panoramanya-bak-negeri-dongeng-ghHsjiYoMN.jpg Pesona Curug Citambur. (Foto: Instagram/@sitirahmaa2807)

CURUG Citambur saat ini sudah kembali beroperasi setelah beberapa bulan ditutup akibat pandemi Covid-19. Meski dibuka, objek wisata di Cianjur, Jawa Barat ini membatasi pengunjung yang datang.

Curug Citambur adalah destinasi wisata air terjun yang menawan. Lokasinya berada di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur.

Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 120 meter dan debit air yang sangat deras. Karena air terjun ini sangat deras, maka timbulan uap air yang bisa membasahi baju para pengunjung.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Belanja Terbaik di Bali, Nomor 6 Lokasi Syuting Film Hollywood

Pemandangan yang ditawarkan air terjun ini diapit oleh 2 tebing raksasa yang dihiasi oleh banyak pepohonan dan tumbuhan hijau lainya. Selain itu, terdapat undakan air terjun kecil yang membuat Curug Citambur semakin indah.

Curug Citambur memiliki arti yaitu “Curug” berarti air terjun, kemudian “ci” artinya air, dan “tambur” adalah alat musik. Curug ini dinamakan Citambur karena suara air terjun yang jatuh dari tebing menimbulkan bunyi “gedebug” seperti alat musik tambur.

Dikutip Okezone dari Channel YouTube Haviz Amrizal, ia memulai perjalanan dari Jakarta pukul 22.00 WIB dan beristirahat di Puncak ketika Subuh. Perjalanan yang ditempuh dari Haviz Amrizal Jakarta hingga Curug Citambur memakan waktu 7 jam. Selama perjalanan berlangsung, pemandangan alam yang dilihatnya berupa gunung dan lembah.

“Perjalanan dari Jakarta kurang lebih memakan waktu 7 jam dan selama perjalanan menuju kesana pemandangan yang dilihat adalah gunung dan lembah,” tutur Haviz Amrizal.

Havid Amrizal menambahkan, kondisi jalan di perkampungan menuju Curug Citambur sangat rusak. Sehingga perjalanan yang ditempuh akan lebih lama.

 

Setelah menempuh jarak 1 jam di jalanan yang rusak dari awal masuk jalanan menuju curug, Havid Amrizal sampai di pintu masuk. Setelah sampai, para wisatawan harus mengecek suhu tubuh sebagai salah satu protokol kesehatan yang wajib dipatuhi agar semua pengunjung dipastikan sehat.

Dengan biaya masuk sebesar Rp10.000 ribu para pengunjung sudah bisa melihat pemandangan alam yang. Jangan lupa sambil berenang sambil merasakan dinginnya air terjun, yang akan membuat pikiran Anda menjadi fresh.

“Jika kalian suka dingin, langsung aja berenang, airnya bisa bikin menggigil, dan setelah berenang dijamin pikiran kalian langsung fresh,” kata Haviz Amziral.

Bagi para pengunjung yang tidak suka bermain air, di kawasan Curug Citambur juga terdapat wahana lain seperti jembatan gantung yang bisa dinaiki pengunjung. Di sana juga disediakan area camping dengan tarif Rp25ribu per malam

Pengelola setempat juga membuat banyak tempat dengan view bagus untuk dijadikan spot foto selfie. Salah satunya rumah kurcaci dan jendela asmara yang memiliki view air terjun. Bagaimana libur long weekend ini apakah Anda tertarik mengunjungi Curug Citambur?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini