Itinerary Liburan ke Pangandaran saat Long Weekend

Ersa Ambarita, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 408 2299823 itinerary-liburan-ke-pangandaran-saat-long-weekend-4WdLVAeWBn.jpg Pantai Batu Karas. (Foto: Mypangandaran)

LIBURAN ke Pangandaran jangan cuma berkunjung ke pantai. Di sana banyak terdapat wisata alam yang menarik lainnya loh.

Anda bisa menjelajahi wisata alam Pangandaran dari mulai ikon Ikan Marlin Biru sebagai simbolik kota sampai indahnya Sungai Cijulang. Liburan ke Pangandaran pun enggak cukup sehari, Okezoners.

Apa saja ya tempat menarik yang patut dikunjungi saat liburan ke Pangandaran? Ditulis Okezone, Senin (26/10/2020), ini dia ulasannya.

Pantai Batu Karas

 batu karas

Salah satu wisata yang digandrungi di Kota Pangandaran adalah Pantai Batu Karas. Pantai ini berjarak 30 km dari pusat kota. Komposisi pantai dengan pasir hitam, batuan cadas, dan ombak nan tinggi menghempas menjadi ciri khas Pantai Batu Karas. Riak ombak yang bergulung tinggi pun seirama dengan kuatnya hembusan angin menjadikan Pantai Batu Karas surganya para peselancar.

Baca Juga: Loh Buaya Taman Nasional Komodo Ditutup karena Proyek 'Jurassic Park'

Di sekitaran pantai, Anda akan disuguhkan dengan pesona bakau nan memukau di Sungai Cijulang. Di sinilah terdapat hutan mangrove yang luasnya mencapai 20-an hektar. Kawasan bakau di Pangandaran ini sekaligus menjadi titik pencegah erosi dan edukasi yang terus dikembangkan untuk kelestarian eksotisme Pangandaran.

Selain itu, Anda dapat melihat deretan perahu nelayan di sisi pantai. Tempat yang merupakan saksi ladang penghasilan sejumlah nelayan yang merdeka berkehidupan.

Di tengah-tengah kawasan dekat pantai Anda akan menemukan kebudayaan Gamelan yang hadir sejak 1990 di padepokan wayang golek Pangandaran. Hal ini membuat wisata Pangandaran tak hanya jadi wisata hiburan semata, tapi memperkuat budaya bangsa yang ada di Indonesia. Dalang wayang golek Ki Agus Gemawan berharap kehadiran budaya di tengah- tengah alam Pangandaran membuat generasi sadar akan budaya.
“Kita mengharapkan bahwa generasi penerus kita bisa masih mencintai paling tidak mengenal lah budaya kita,” ujarnya.
Tak jauh dari Pantai Batu karas dan padepokan, tersembunyi pula objek wisata menawan Green Canyon di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis.  Alam eksotis di Green Canyon atau Cukang Taneuh akan memanggil derap Anda untuk segera menikmati setiap kepingan surga di Pangandaran.
Tempat ini menghadirkan kelestarian bentang alam Pangandaran dengan sensasi derasnya arus sungai Cijulang yang diapit lembah dan tebing nan tinggi menjulang. Wisatawan yang ingin menjelajah ke Green Canyon perlu menuruni lembah untuk mencoba kegiatan uji adrenalin.
Ngarai sepanjang 15 km di Green Canyon dibingkai oleh tebing gagah setinggi tak kurang dari 10 km. Anda akan melihat aliran air Sungai Cijulang yang mengalir berwarna hijau toska jernih karena lumut yang melimpah.
Tak hanya menantang, arus ngarai begitu tenang menyejukkan, pesonanya membuat damai. Adanya rintik hujan abadi yang mengalir tiada henti dari atas tebing serta memercik di antara pepohonan dan bebatuan menambah kesempurnaan alam di Green Canyon.
Randu Dahlia, Reporter MNC Media yang saat meliput beberapa waktu lalu melaporkan pesona alam Green Canyon dan budayanya menjadikan Pangandaran sebagai primadona wisata nusantara.
 
“Mengarungi Sungai Cijulang berpagar tebing menjulang semakin membuka mata saya, primadona Pangandaran ternyata juga tentang kebudayaan yang terus disemai dan sensasi arus sungai. Kemana pun kita pergi menapaki seluruh pelosok negeri, kita tiada henti dibuat takjub dibuat oleh keindahan alam,” ujar Randu.

Padepokan wayang

Di tengah-tengah kawasan dekat pantai Anda akan menemukan kebudayaan gamelan yang hadir sejak 1990 di Padepokan Wayang Golek Pangandaran. Hal ini membuat wisata Pangandaran tak hanya jadi wisata hiburan semata, tapi memperkuat budaya bangsa yang ada di Indonesia. Dalang wayang golek Ki Agus Gemawan berharap kehadiran budaya di tengah- tengah alam Pangandaran membuat generasi sadar akan budaya.


“Kita mengharapkan bahwa generasi penerus kita bisa masih mencintai paling tidak mengenal lah budaya kita,” ujarnya.

Green Canyon


Tak jauh dari Pantai Batu karas dan padepokan, tersembunyi pula objek wisata menawan Green Canyon di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis.  Alam eksotis di Green Canyon atau Cukang Taneuh akan memanggil derap Anda untuk segera menikmati setiap kepingan surga di Pangandaran.


Tempat ini menghadirkan kelestarian bentang alam Pangandaran dengan sensasi derasnya arus sungai Cijulang yang diapit lembah dan tebing nan tinggi menjulang. Wisatawan yang ingin menjelajah ke Green Canyon perlu menuruni lembah untuk mencoba kegiatan uji adrenalin.


Ngarai sepanjang 15 km di Green Canyon dibingkai oleh tebing gagah setinggi tak kurang dari 10 km. Anda akan melihat aliran air Sungai Cijulang yang mengalir berwarna hijau toska jernih karena lumut yang melimpah.


Tak hanya menantang, arus ngarai begitu tenang menyejukkan, pesonanya membuat damai. Adanya rintik hujan abadi yang mengalir tiada henti dari atas tebing serta memercik di antara pepohonan dan bebatuan menambah kesempurnaan alam di Green Canyon.


Randu Dahlia, Reporter MNC Media yang saat meliput beberapa waktu lalu melaporkan pesona alam Green Canyon dan budayanya menjadikan Pangandaran sebagai primadona wisata nusantara.
 
“Mengarungi Sungai Cijulang berpagar tebing menjulang semakin membuka mata saya, primadona Pangandaran ternyata juga tentang kebudayaan yang terus disemai dan sensasi arus sungai. Kemana pun kita pergi menapaki seluruh pelosok negeri, kita tiada henti dibuat takjub dibuat oleh keindahan alam,” ujar Randu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini