Share

Sederet Tempat Menakjubkan di Sulsel untuk Habiskan Waktu Libur Panjang

Mustafidhotul Ummah, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 408 2300221 sederet-tempat-menakjubkan-di-sulsel-untuk-habiskan-waktu-libur-panjang-un5Vh7cyaE.JPG Eksotisme pantai pasir putih di Kepulauan Spermonde (Foto: Instagram/@chiciernest)

MAKASSAR merupakan surga tersembunyi yang dimiliki Indonesia dengan sejuta destinasi wisata luar biasa. Potensi wisata kota di Provinsi Sulawesi Selatan ini patut diacungi jempol. Panorama alamnya yang indah mampu memikat warga lokal maupun mancanegara.

Makassar sangat ikonik karena bangunan kolonialnya, sejarahnya yang kaya, pantai yang mudah diakses, dan makanan lautnya yang lezat.

Tapi, tak banyak orang tahu bahwa Makassar menyimpan sejumlah objek wisata jarang terjamah. Berikut 5 tempat wisata menakjubkan di Makassar seperti dilansir Okezone dari laman Indonesia Travel.

Kepulauan Spermonde

Di seberang pantai Selatan menghadap Makassar terletak Kepulauan Spermonde yang terdiri dari lebih dari 115 pulau tropis. Sebagian besar tidak berpenghuni tetapi beberapa populer di kalangan wisatawan yang ingin merasakan liburan pantai yang sempurna.

Baca juga: Intip 5 Destinasi Rahasia Dekat Jakarta

Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu libur panjang, bisa datang ke sini untuk snorkeling, menyelam atau hanya bersantai dan menikmati lingkungan surgawi. Tidak jauh dari Kota Makassar terdapat tiga pulau eksotis lainnya yakni Samalona, Kapoposang dan Lae-Lae yang sayang untuk dilewatkan.

Pulau Samalona

Pulau Samalona

(Foto: Instagram/@eirene611)

Hanya 7 km dari Dermaga Kayu Bangkoa, surga tepi laut ini adalah tempat yang sempurna untuk ekspedisi snorkeling. Lautan yang mengelilingi pulau ini terkenal dengan kehidupan lautnya yang kaya dan beragam dan pulau itu sendiri terkenal dengan airnya yang masih asli dan pasirnya yang putih berkilau. Ada komunitas desa nelayan kecil di pulau yang dapat Anda jelajahi di mana beberapa pilihan akomodasi tersedia untuk bermalam.

Pulau Lae-Lae

Pada masa Perang Dunia II, pulau ini digunakan sebagai benteng pertahanan oleh pasukan Jepang. Diyakini memiliki terowongan bawah tanah yang terhubung ke Benteng Rotterdam di Kota Makassar. Pulau Lae Lae penuh dengan jejak sejarah para serdadu Jepang.

Pulau Lae-Lae

(Foto: Instagram/@kurniakurni25)

Berjalan-jalan di sekitar pulau akan mengungkap sisa-sisa bangunan bersejarah yang legendaris serta formasi batuan yang sangat menawan. Kegiatan populer lainnya di pulau ini termasuk snorkeling, menyelam, dan memberi makan ikan.

Pulau Kapoposang

70 km dari Makassar, dan lebih jauh ke selatan ke Selat Makassar, Pulau Kapoposang adalah nirwana perairan jernih yang tenang, kehidupan laut yang kaya dan pasir putih yang sangat bersih. Sebagai pulau tak berpenghuni, Pulau Kapoposang merupakan destinasi yang tepat untuk menikmati keindahan alam dalam ketenangan mutlak.

Juga terkenal sebagai salah satu tempat menyelam paling beragam di seluruh nusantara, penyelam memiliki kesempatan untuk mengalami penurunan yang spektakuler dan menyaksikan ikan pari, penyu, dan hiu.

Museum Balla Lompoa

Terletak di sebuah kompleks seluas satu hektare yang mengesankan, Museum Balla Lompoa merupakan rekonstruksi istana agung Gowa pada masa pemerintahannya.

Secara harfiah berarti rumah kebesaran, bangunannya sendiri dibangun dengan gaya tradisional Bugis, dibangun di atas panggung dan terbuat dari papan. Kayu dengan tangga 2 meter yang mengarah ke teras utama. Kegembiraan arsitektur, museum ini konsisten dengan karakteristik tradisional rumah Bugis pada zaman itu.

Museum Balla Lompoa

(Foto: Instagram/@ballaistana_)

Setiap kamar menampilkan artefak menarik dari Kerajaan Gowa termasuk tahta asli dan persenjataan tradisional seperti tombak dan meriam kuno. Datang ke sini dan pelajari tentang Kerajaan Gowa atau kenakan pakaian khas Sunda untuk mendapatkan kenang-kenangan foto yang berkesan dan menyenangkan.

Jika Anda beruntung, Anda mungkin tepat waktu untuk menyaksikan pergantian penjaga yang penuh warna terjadi di alun-alun depan. Museum Balla Lompoa terletak di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48, Sungguminasa, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Air Terjun Lengang Laiya

Berjarak 2,5 jam berkendara dari Kota Makassar terdapat surga yang relatif belum ditemukan, Air Terjun Lengang Laiya. Terletak di Desa Laiya di Kabupaten Maros, air terjun ini merupakan bagian dari keindahan alam spektakuler yang tidak tersentuh oleh wisatawan umum.

Sesampainya di tempat tujuan, Anda akan disambut oleh hamparan hutan pohon pinus yang menjulang tinggi yang harus kamu miliki untuk mencapai air terjun yang menakjubkan ini.

Air Terjun Lengang Laiya

(Foto: Instagram/@azharmudarfa)

Di sisi lain hutan adalah air terjun dua tingkat yang menakjubkan yang berfungsi sebagai kolam renang tanpa batas alami dengan latar belakang lanskap hijau pegunungan, lembah, dan pepohonan yang asri. Air Terjun Lengang Laiya adalah tempat yang tepat untuk berenang, bersantai, dan menikmati udara hutan yang segar. Kawasan ini berlokasi di Laiya, Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Dataran Tinggi Malino

Bahkan sebelum Anda tiba di Malino Highlands, Anda akan terhanyut oleh pemandangan yang damai dan menakjubkan. Menuju ke tempat parkir, pengunjung akan melewati hamparan kebun strawberry, hutan pinus dan kebun teh.

Berdiri 1.500 meter di atas permukaan laut, tempat peristirahatan yang sangat luas ini seluas 900 hektare yang penuh dengan atraksi alam dan kegiatan ramah keluarga.

Malino Highlands

(Foto: Instagram/@abedthendean)

Saat Anda tiba di Malino Highlands, bersiaplah untuk dibuat kaget oleh pemandangan indah perkebunan teh bergulir dan udaranya yang harum menyegarkan. Berjalan-jalan ke puncak puncak akan mengungkap kafe menawan bernama Green Peko Cafe yang menyajikan makanan lezat serta pemandangan panorama yang menakjubkan.

Bagi mereka yang suka berpetualang, ada banyak aktivitas luar ruangan seperti flying fox, menunggang kuda, dan bersepeda. Kebun binatang mini dan air terjun juga merupakan atraksi populer yang sayang untuk dilewatkan.

Danau Tanralili

Terletak di lereng Gunung Bawakaraeng dengan ketinggian 1.454 meter di atas permukaan laut (mdpl) adalah Danau Tanralili yang indah dan memukau.

Hanya dua jam di luar Makassar, danau ini masih relatif belum ditemukan dan baru-baru ini mendapatkan popularitas di kalangan pendaki, berkemah, dan komunitas akademis setempat.

Danau Tanralili

(Foto: Instagram/@dyl.o)

Juga dikenal sebagai Lembah Loe, karena lokasinya di antara tebing-tebing yang menjulang tinggi dan lembah yang sangat curam, danau ini adalah sebuah berlian di alam kasar.

Datang ke sini untuk bersantai dan menikmati lanskap pegunungan yang tenang dan memesona, tanaman hijau yang menyapu, dan struktur batu dramatis yang ditinggalkan oleh longsoran salju yang menurut penduduk setempat menciptakan danau. Peringatan-perjalanan ke danau bisa sangat menantang, tetapi saat tiba, pemandangan yang luar biasa akan sepadan dengan perjalanannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini