Sudah Pernah Mampir ke Museum Sumpah Pemuda? Coba Deh Mumpung Ada Pameran

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 406 2300770 sudah-pernah-mampir-ke-museum-sumpah-pemuda-coba-deh-mumpung-ada-pameran-ka5ybpEHDo.jpg Pameran Peringatan Sumpah Pemuda 2020. (Foto: Museum Sumpah Pemuda)

PAMERAN temporer bertajuk “Mr. Sartono, Sang Pejuang Demokrasi” dihelat oleh Museum Sumpah Pemuda pada 28 Oktober hingga 13 November 2020. Pameran ini diadakan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun.

Museum Sumpah Pemuda menampilkan benda-benda bersejarah bukti perjuangan milik Raden Mas Sartono atau Mr. Sartono. Ia adalah tokoh Sumpah Pemuda akan dipamerkan di Ruang Pameran Temporer Mr. Sartono.

Barang-barang yang ditampilkan dalam pameran merupakan hibahan dari keluarga Mr. Sartono semasa menjadi tokoh Sumpah Pemuda. Baik berupa foto dokumentasi maupun benda bukti sejarah perjuangan.

Mr. Sartono adalah salah seorang tokoh perjuangan demokrasi di Indonesia. Nama Sartono dikenal bermula ketika Polisi Kolonial Belanda mencoba menghentikan Kongres Pemuda Kedua di Jakarta, karena salah seorang peserta berbicara tentang kemerdekaan. Sebagai seorang nasionalis yang juga merupakan Sarjana Hukum lulusan Universitas Leiden Belanda, Sartono tidak bergeming.

Baca Juga: Pasca-PSBB Ketat, Ragunan Jadi Lebih Bersih Loh

museum

Ia kemudian mengemukakan perihal kebebasan berpendapat di muka umum yang didasari oleh pendapat para dosennya di Leiden. Polisi Kolonial Belanda kemudian dibuat tidak berkutik dan kongres dilanjutkan hingga melahirkan Sumpah Pemuda.

Kepala Museum Sumpah Pemuda Titik Umi Kurniawati mengatakan, pameran ini menjadi ajang untuk menyebarluaskan informasi sejarah Sumpah Pemuda, agar menanamkan sifat nasionalisme, kepeloporan, jiwa persatuan dan kesatuan.

"Peristiwa Sumpah Pemuda sendiri adalah penanda era baru bagi sejarah perkembangan bangsa Indonesia karena isi dari Sumpah Pemuda merupakan modal dasar bagi berdirinya sebuah Negara yaitu tanah air, bangsa dan bahasa," kata Titik lewat keterangan resminya.

 

Titik menambahkan, memeriahkan Peringatan Sumpah Pemuda di tengah pandemi, acara dihelat secara vitual menargetkan 5.000 pengunjung. Agar semakin meriah, Museum Sumpah Pemuda berkolaborasi dengan Rumah Millennials, sebuah komunitas anak muda yang memiliki semangat untuk berdaya, berkarya dan bermakna.

"Komunitas yang digawangi oleh para profesional dengan beragam latar belakang ini memiliki komitmen berperan menstimulasi generasi muda untuk lebih aktif berkontribusi untuk kemajuan bangsa," tambahnya.

 museum

Pada pembukaan acara, kata Titi, dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan menarik seperti talk show dengan tema “Peran Pemuda dalam Menjaga Eksistensi Bangsa melalui Ide, Gagasan, dan Kreativitas” bersama Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Ahmad Mahendra, S.Sos, Tokoh Perfilman Dennis Adhiswara dan kelompok musik anak muda masa kini HIVI!.

Ada juga penampilan dari sanggar tari Svadara dan kelompok paduan suara Jakarta Youth Choir. Selamat Hari Sumpah Pemuda!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini