Pengunjung TMII Tembus 10 Ribu Orang di Hari Kedua Libur Panjang Maulid Nabi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 406 2301428 pengunjung-tmii-tembus-10-ribu-orang-di-hari-kedua-libur-panjang-maulid-nabi-o5Na3EvTNv.jpg Taman Mini Indonesia Indah (Foto: Okezone.com/Dimas Andhika Fikri)

HARI kedua libur panjang perintatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, pengunjung dilaporkan mulai memadati kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Menurut data terakhir yang dibagikan pihak pengelola, total kunjungan wisatawan pada Kamis pukul 15.00 WIB telah menyentuh 10 ribu orang.

Kepala Bagian Humas TMII, Sahda Silalahi mengatakan, jumlah kunjungan ini diprediksi akan terus meningkat hingga puncak libur weekend pada hari Minggu 1 November 2020.

Baca juga: Libur Maulid Nabi, 1.000 Lebih Wisatawan Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

"Seperti hari libur panjang sebelumnya, hari pertama itu masih sepi. Hanya ada 3.500 orang. Untuk hari ini, tadi saya cek jam 3 jumlahnya meningkat sampai lebih dari 10 ribu orang," ujarnya kepada Okezone via sambungan telepon, Kamis, 29 Oktober 2020.

Sahda mengatakan, sebagian besar pengunjung lebih banyak datang di pagi hari untuk berolahraga seperti bersepeda dan jogging. Setelah pukul 10.00 WIB, giliran wisatawan keluarga yang datang untuk berekreasi.

Sejauh ini, pihak TMII memang tidak memasang target yang tinggi mengingat angka penyebaran Covid-19 di Jakarta masih terbilang tinggi. Ditambah lagi dengan adanya kebijakan pembatasan kuota wisatawan hingga 25 persen dari kapasitas maksimal.

"Untuk long weekend ini target kami 30-35 ribu. Itu total kunjungan untuk lima hari. Bisa dibilang memang jumlah pengunjung lebih sedikit dibanding masa transisi PSBB jilid 1. Kemarin sempat nyaris menyentuh angka 19 ribu kunjungan per hari," ungkap Sahda.

Bagi pengunjung yang berhalangan datang atau masih ragu beraktivitas di luar rumah, Sahda mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyediakan sejumlah program menarik yang disiarkan secara daring.

"Selama masa transisi ini, kami belum mengadakan kegiatan atau performance apa pun. Kita tidak bikin program-program karena harus memperhatikan protokol kesehatan. Tetapi kami memiliki program wisata dan kebudayaan yang dapat diakses di media sosial Taman Mini Indonesia Indah," tutup dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini