Masjid dengan Arsitektur Memukau, Istiqlal hingga Kubah Emas

Ika Widi Oktavina, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 408 2301524 masjid-dengan-arsitektur-memukau-istiqlal-hingga-kubah-emas-MQOTfpFUV4.JPG Masjid Dian Al-Mahri/Kubah Emas di Depok, Jabar (Foto: Instagram/@ervinerwin)

SEBAGAI negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia kaya akan objek wisata religi berupa masjid. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam, masjid kerap dijadikan destinasi wisata religi.

Mulai dari nilai sejarah hingga gaya arsitektur bangunan yang unik menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan untuk singgah.

Berbagai kegiatan keagamaan juga seringkali digelar sebagai upaya menarik perhatian pengunjung. Berikut Okezone rangkum 5 masjid dengan arsitektur mengagumkan dan unik yang sangat cocok masuk dalam daftar destinasi wisata religi Anda.

Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang)

Masjid Agung Jawa Tengah memiliki arsitektur megah. Perpaduan antara gaya rancangan Islam, Jawa dan diberi sentuhan Romawi membuat masjid ini tampak elegan. Selain masjid terdapat juga Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah yang menyimpan sejarah perkembangan Islam di Jawa Tengah dengan barang-barang peninggalan masa itu.

Tak hanya berfungsi sebagai tempat salat. Masjid ini juga berfungsi sebagai wisata religi dan pusat pendidikan Islam. Daya tarik lainnya adalah terdapat payung besar hidrolik seperti yang ada di Masjid Nabawi, Madinah.

Masjid Agung Jateng

(Foto: Instagram/@aulyathia_)

Masjid ini memiliki empat menara yang tingginya sekitar 64 meter dan satu menara terpisah setinggi 99 meter yang dikenal sebagai Menara Pandang Asmaul Husna. Dari atas Anda bisa melihat pemandangan kompleks masjid dan Kota Semarang dari ketinggian menggunakan teropong.

Baca juga:

Letaknya di Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Berjarak sekitar 12 kilometer dari Bandara Udara Internasional Ahmad Yani, masjid ini mudah ditemukan serta akses jalannya pun terjangkau oleh segala jenis transportasi darat.

Masjid Pintu Seribu (Tangerang)

Memiliki banyak pintu sehingga dikenal sebagai Masjid Pintu Seribu, masjid yang juga bernama Masjid Agung Nurul Yaqin ini menjadi objek wisata religi populer di Tangerang.

Selain memiliki banyak pintu, masjid ini menjadi tempat ziarah dan memiliki tasbih kayu raksasa yang dipajang pada ruangan dengan pagar besi. Butiran tasbihnya memiliki diameter sebesar 10 cm dan bertuliskan 99 Asmaul Husna.

Masjid Seribu Pintu

(Foto: Instagram/@abouttng)

Masjid Pintu Seribu terletak di Jalan Kampung Bayur, Periuk Jaya, Periuk, Kota Tangerang, Banten. Anda harus memasuki pemukiman padat penduduk dengan jalan yang tidak begitu besar. Tidak dipungut biaya tetap namun Anda bisa memberi sumbangan seikhlasnya bagi penjaga masjid yang akan menemani anda menjelajahi masjid ini.

Masjid Raya Baiturrahman (Aceh)

Menjadi kebanggaan masyarakat Serambi Makkah, masjid ini adalah saksi bisu bencana tsunami Aceh tahun 2006 silam. Lokasinya terletak di Jalan Moh. Jam Nomor 1, Kampung Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh. Desain arsitekturnya bergaya India kuno dengan memadukan gaya dari berbagai negara di dunia.

Masjid yang berada di pusat Kota Banda Aceh ini sangat mencolok dengan tujuh kubah, tujuh menara dan warna putihnya menambah kemegahan ikon Aceh.

Terdapat pelataran luas dengan lantai marmer putih dan payung-payung raksasa layaknya Masjid Nabawi membuat Masjid Raya Baiturrahman selalu menjadi tujuan wisata religi. Sebuah kolam dengan menara utama terletak di tengah kompleks masjid.

Masjid Agung Baiturrahman

(Foto: Instagram/@hendrymulyawan)

Selain sebagai tempat ibadah umat muslim, masjid ini turut berperan sebagai wisata religi. Umumnya wisatawan akan mempelajari sejarah Masjid Raya Baiturrahman, menikmati kemegahan bangunan dan berfoto di kawasan pelataran masjid.

Belum lengkap rasanya jika anda bertandang ke Banda Aceh namun tidak mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman ini. Pesona masjid ini sangat sayang untuk dilewatkan. Untuk sampai ke masjid ini tidak sulit karena lokasinya yang mudah ditemukan.

Masjid Muhammad Cheng Ho (Surabaya)

Masjid bernuansa Tionghoa ini terletak di antara Jalan Gading Nomor 2, Ketabang, Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini menjadi bentuk penghormatan kepada Cheng Ho, Laksamana Islam asal Tiongkok yang turut menyebarkan ajaran Islam melalui jalur perdagangan.

Masjid Cheng Ho

(Foto: Instagram/@yuyungabdi)

Bergaya oriental, Masjid Muhammad Cheng Ho menjadi salah satu destinasi wisata religi di Surabaya. Tampilannya terbilang nyentrik karena didominasi warna terang seperti warna merah, kuning, biru dan hijau. Masing-masing warna merupakan simbol kebahagiaan, kemasyhuran, harapan dan kemakmuran dalam kebudayaan Tionghoa.

Tidak hanya beribadah dan menikmati arsitekturnya, Anda bisa berolahraga di lapangan yang masih satu area dengan pelataran masjid. Meski berada di tengah pemukiman warga, namun masjid unik ini selalu berhasil menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung.

Masjid Istiqlal (Jakarta)

Masjid nasional Negara Republik Indonesia ini terletak di Jalan Tamansari Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Bangunannya yang besar dan mampu menampung hingga 200.000 jamaah ini menjadikan Masjid Istiqlal sebagai masjid terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Masjid Istiqlal

(Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)

Arsitekturnya bergaya minimalis dan modern internasional dengan berbagai bentuk geometri menimbulkan kesan agung namun elegan. Terdiri dari lima lantai dengan tambahan satu lantai dasar. Masjid ini dikelilingi oleh tembok dan pagar tinggi yang menjulang. Terdapat tujuh gerbang pintu masuk untuk memasuki wilayah masjid istiqlal.

Masjid ini juga memiliki fungsi sebagai tempat wisata religi, pusat pendidikan dan syiar. Berbagai jenis kegiatan seperti pengajian, tablig akbar hingga peringatan hari besar islam dilakukan di sini. Masjid ini akan sangat ramai dikunjungi saat perayaan keagamaan Islam dan memasuki bulan Ramadhan.

Masjid Kubah Emas (Depok)

Masjid megah nan indah ini berlokasi di Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Ciri utamanya adalah lima kubah berlapis emas murni 22 karat sebagai atapnya. Tak hanya kubah saja yang berlapis emas, pahatan relief di mihrabnya pun terbuat dari emas 18 karat.

Bergaya Timur Tengah dengan desain interior yang mewah menjadikan masjid ini tampak mengagumkan. Didominasi warna krem serta penggunaan marmer dan granit membuat suasana tenang makin terasa. Langit-langitnya bermotif awan dengan lampu hias mewah.

Masjid Kubah Emas

(Foto: Okezone.com/Wahyu Muntinanto)

Area masjid sangat luas dihiasi taman dan pepohonan rindang. Berdiri di atas lahan seluas 70 hektare dengan luas bangunan mencapai 8.000 meter persegi. Masjid Kubah Emas Depok dapat menampung hingga 20.000 jamaah.

Masjid yang menjadi ikon Kota Depok ini memiliki nama asli Masjid Dian Al-Mahri, yang diambil dari nama pemiliknya. Masjid ini selalu dipenuhi jamaah dan akan sangat ramai saat ada hari besar Islam. Karena berbagai daya tariknya banyak wisatawan yang berkunjung untuk menikmati kemegahan masjid ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini