Share

Sederet Tempat Wisata di Merauke, dari Markas Avengers hingga Rumah Semut

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Senin 02 November 2020 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 01 408 2302430 sederet-tempat-wisata-di-merauke-dari-markas-avengers-hingga-rumah-semut-XA6s77baeN.jpeg Monumen Kapsul Waktu di Meurauke (Foto Kementerian PUPR)

KABUPATEN Merauke, Papua merupakan titik nol kilometer Indonesia bagian timur. Pesona alamnya keren dan banyak situs sejarah. Beberapa di antaranya belum terjamah oleh banyak manusia sehingga masih sangat alami.

Okezone merangkum dari bebera sumber tentang 5 tempat wisata di Merauke :

1. Monumen Kapsul Waktu

Monumen yang baru diresmikan pada 16 November 2018 lalu ini tengah viral karena desainnya mirip dengan markas Avengers di film series Marvel, Hollywood. Di dalam monumen ini terdapat tulisan tentang mimpi dan harapan anak–anak se-Indonesia dari 34 Provinsi dan akan dibuka pada 70 tahun kemudian.

Baca juga: 5 Taman Bunga Instagramable di Malang, Pas Dikunjungi Bareng Keluarga saat Libur Panjang

Dengan demikian, monumen yang buka mulai pukul 08:00–22:00 ini akan menampilkan tulisan anak–anak dari Sabang sampai Marauke pada tahun 2085.

ilustrasi

Arsitektur monumen yang didesain oleh Yori Antar Awal ini mengadopsi unsur budaya Papua. Kapsul Waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani, dengan lima akses masuk bangunan yang mempresentasikan lima suku asli Merauke (Malind, Muyu, Mandobo, Mappi, dan Auyu) sebagai penjaga. Angka 17, 8, dan 45 memiliki makna spesial yakni tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan dipilih sebagai ukuran monumen dengan lebar 17 meter, tinggi 8 meter, dan panjang 45 meter.

2. Tugu Lingkaran Brawijaya

Dikenal juga sebagai Tugu Libra yang berdiri dengan tegak sebagai simbol lambang satu. Berada di persimpangan jalan Brawijaya dan Parako, tugu ini pun memiliki angka 1969 yang menandai peristiwa bersejarah yakni bergabungnya Irian Jaya ke Indonesia yang kini dikenal sebagai Papua.

Baca juga: Lihat Komodo Tak Perlu ke Labuan Bajo, di Jakarta Juga Ada

Sementara angka 1902 adalah tanda awal tahun berdirinya Marauke. Pada tugu bagian paling atas terdapat bola dunia yang bermakna Meraukue menuju kota dunia dan terdapat moto yakni “Izakod Bekai Izakod Kai” yang artinya satu hati satu tujuan. Tugu ini beralamat di Jalan Parakomando, Kelapa Lima, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua.

3. Taman Satwa Yamai Atib

Taman satwa milik Bupati Marauke, Frederikus Gebze, para pengunjung dapat melihat satwa dari dekat mulai dari rusa yang menjadi hewan khas Marauke, kangguru, walabi, dan burung kasuari.

“Yamai Atib itu taman di mana semua hewan berkumpul menjadi satu. Kita punya tiga tujuan utama yaitu untuk pariwisata, edukasi, dan budaya karena disini ada hewan endemik. Ada rusa juga yang menjadi ikon dari Taman Satwa ini,” ujar Frederikus Gebze, Bupati Marauke, seperti yang dikutip dari channel Youtube MNCTV Official.

4. Pantai Lampu Satu

Berjarak sepuluh menit dari pusat Marauke, pantai ini memiliki keunikan karena pengunjung hanya dapat melihat air lautnya di waktu tertentu. Berada di Jalan Menara Lampu Satu, Samkai, pantai ini memiliki pasir berwarna putih kecoklatan yang bercampur dengan lumpur.

Saat waktu surut tiba, air laut akan terlihat sangat jauh serta pengunjung tidak akan menemui bebatuan karang dan inilah yang menjadikan pantainya unik. Selain itu, terdapat mercusuar berfungsi sebagai petunjuk arah bagi kapal yang berlayar.

5. Kampung Semut Musamus

Pengunjung akan dibuat takjub saat mengunjungi wisata rumah semut ini karena dibangun dari campuran tanah, rumput, dan air liur oleh serangga sejenis rayap. Bagi orang Marauke, Musamus memiliki filosofi tersendiri yaitu jangan tanya kerjaku tapi lihat hasil kerjaku.

Sarang semut yang tingginya sekitar 2 hingga 5 meter ini dapat dijumpai di dua tempat yakni Taman Nasional Wasur dan savana Kampung Salor Indah. Bentuknya mengerucut dengan tekstur yang berlekuk bisa membuat pengunjung kagum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini