Awasi Protokol Kesehatan, Pjs Gubernur Sulut Gelar Sidak di Objek Wisata

Cahya Sumirat, Jurnalis · Senin 02 November 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 406 2302635 awasi-protokol-kesehatan-pjs-gubernur-sulut-gelar-sidak-di-objek-wisata-wg5QzklwJY.JPG Pjs. Gubernur Sulut, Agus Fatoni (Foto: Pemprov Sulut)

INSPEKSI mendadak (sidak) terhadap kepatuhan protokol kesehatan dilakukan Pjs Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni. Sidak dilakukan di sejumlah objek wisata, spot kuliner hingga pusat keramaian.

Sidak ini bertujuan mengantisipasi sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19, apalagi di saat libur panjang cuti bersama yang berakhir pada akhir pekan kemarin.

Kegiatan sidak digelar di sejumlah tempat, antara lain Taman Nasional Bunaken Kota Manado, Bukit Kasih Kanonang Kabupaten Minahasa dan kawasan kuliner serta rumah kopi di daerah Kawangkoan, Minahasa pada Minggu, 1 November 2020.

Fatoni menyampaikan, tujuan sidak adalah untuk memastikan penerapan prokes di kawasan wisata, kuliner dan tempat keramaian.

Baca juga: Viral Foto Anaconda Raksasa Melintang di Jalanan Brazil

“Secara umum, tempat wisata, tempat kuliner di Sulawesi Utara sudah menerapkan protokol kesehatan, baik penggunaan masker, penyiapan alat mencuci tangan dan jaga jarak,” kata Fatoni.

Dalam berbagai kesempatan Agus Fatoni terus melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan, baik pada pertemuan-pertemuan, di tempat ibadah, pada saat bertemu langsung dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat.

Ia pun mengimbau semua pihak untuk senantiasa taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam upaya memutus mata rantai penularan virus corona.

“Memakai masker yang benar itu harus menutupi hidung hingga dagu, jangan di leher dan ditaruh di kantong. Masyarakat harus membiasakan mencuci tangan. Kami berharap masyarakat membiasakan memakai masker dengan benar saat keluar rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan, biasakan cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir maupun hand sanitizer dan jaga imun tubuh dengan makan makanan yang bergizi serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Terkait penggunaan masker, Fatoni mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, Pemprov Sulut bersama Forkopimda dan pemerintah kabupaten/kota, PKK dan organisasi wanita akan meluncurkan Gerakan Sulut Bermasker (GSB).

Langkah ini sejalan dengan imbauan World Health Organization (WHO) yang telah menyarankan penggunaan masker saat berada di luar rumah guna mencegah penularan Covid-19. Sebab, penggunaan masker dapat mencegah penularan corona hingga 85 persen.

“Masker itu bukan hanya dibagi, tapi diterima masyarakat dan kemudian digunakan, agar menggunakan masker menjadi kebiasaan dan bahkan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini