Menikmati Panorama Pantai Malalayang Sambil Kulineran Jajanan Khas Manado

Cahya Sumirat, Jurnalis · Senin 02 November 2020 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 408 2302540 menikmati-panorama-pantai-malalayang-sambil-kulineran-jajanan-khas-manado-jNuaybsuMR.JPG Pantai Malalayang di Manado, Sulut (Foto: Sindonews/Cahya Sumirat)

JIKA Anda datang ke Kota Manado, Sulawesi Utara, jangan lupa mampir sejenak ke Pantai Malalayang. Jaraknya cukup dekat, hanya 6 kilometer dari pusat Kota Manado. Jangan tanya soal keindahannya, kelengkapan kulinernya, pokoknya memuaskan.

“Sekitar 10 menitan lah dari pusat kota. Tidak jauh, kecuali dari Bandara Sam Ratulangi sekira 19 Km atau 45 menit sudah sampai,” kata Sultje, salah satu warga Manado.

Lokasinya dekat jalan raya. Jika sudah melewati Terminal Malalayang, maka sudah bisa dilihat pemandangan sepanjang pantai berjejeran penjual segala rupa kuliner khas Manado.

Tinggal memilih, lokasi mana yang hendak dijadikan tempat nongkrong. Ada tempat duduk yang telah disediakan, lagi-lagi bebas dan gratis. Pengunjung bebas berswafoto dengan latar pulau maupun kawasan bisnis Kota Manado.

Semua akses menuju ke lokasi yang menjadi salah satu tempat paling banyak dikunjungi warga Manado itu memang paling mudah dan murah.

Kuliner Pantai Malalayang

Tak perlu bayar masuk ke lokasi tersebut apalagi mengeluarkan biaya parkir dan lain-lain. Kecuali Anda ingin merasakan sensasinya jajanan khas Manado dari pisang goreng, jagung rebus sampai bubur Manado sudah tentu harus mengeluarkan sedikit kocek yang sama sekali tidak menguras kantong.

Baca juga: Ribuan Wisatawan Kunjungi Banyuwangi, Homestay hingga UMKM Kebanjiran Rezeki

“Tapi tenang saja, harganya terjangkau kok. Kebersihannya juga terjaga. Pokoknya enak lah untuk nongkrong, ngopi sambil ngobrol bersama teman,” kata Maritje, seorang pengunjung.

Wisata Pantai Malalayang

Menurut Maritje, Pantai Malalayang menjadi satu-satunya tempat wisata rakyat yang murah meriah, karena aksesnya dekat dan mudah ditempuh dari pusat kota. Meski sudah banyak destinasi wisata baru di Manado, tetap saja pantai ini selalu padat.

Beberapa tempat makan juga dibangun dengan rapi oleh pemerintah Kota Manado, sejak lama tak ada kesan kumuh.

“Tapi itu dulu. Sekarang sudah terlihat sedikit tak terawat meski pinggiran pantai tertata rapih dengan tembok yang cukup kuat. Semoga tetap dijaga keindahan, kebersihan dan kenyamanannya untuk para pengunjung. Pokoknya lebih cantiklah menyesuaikan perkembangan,” harapnya.

Sejak lama, salah satu tempat wisata yang menjadi primadona warga di Kota Manado ini memang tak pernah sepi. Setiap harinya selalu saja ada pengunjung. Meski hanya sekadar ingin melepas penat sambil menikmati jajanan murah.

Duduk menghadap pantai, menikmati suara ombak dan lembutnya angin makin lengkap jika sembari menyantap pisang goreng goroho dengan sambal roanya.

“Coba rasakan betapa tenangnya di sini. Sambil menikmati pisang goreng dan sambal roa. Silakan menatap ke depan pantai dengan latar pulau Bunaken, Manado Tua dan kawasan bisnis Manado juga bisa dilihat dengan jelas. Wah enggak bakalan kecewa deh,” ucap Fatmawati, seorang pengunjung lainnya.

Kuliner Pantai Malalayang

Cerita tentang indahnya Pantai Malalayang memang bikin penasaran. Para perantau yang lama tak pulang ke Manado pasti merindukan suasana seperti itu.

Nah, karena itu tak ada salahnya, jika pergi ke Kota Manado, sempatkan Anda untuk refreshing sejenak di Pantai Malalayang.

Terutama di sore hari sambil menikmati deburan ombak, jangan lupa bagi yang suka ngopi, es kacang merah atau menikmati kelapa muda, pokoknya lengkap di sana.

“Tempat santai yang asik, bisa bersama keluarga maupun teman atau rekan kerja datang ke sini. Pastinya tak banyak merogoh kocek sampai dalam," kata Fatmawati mengakhiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini