Mau Coba Jelajah Gunung Ijen, Coba Pahami Dulu Aturannya

Mustafidhotul Ummah, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 408 2302888 mau-coba-jelajah-gunung-ijen-coba-pahami-dulu-aturannya-hElLRpVAJE.jpg Gunung Ijen. (Foto: Yuriska Citra)

WISATA Gunung Ijen jadi destinasi andalan traveler saat ke Banyuwangi. Gunung Ijen pun termasuk cagar alam wisata yang menjadi primadona di Jawa Timur.

Gunung Ijen berlokasi di Banyuwangi, tepatnya berada di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini untuk melihat blue fire atau api biru.

Blue fire memang menjadi daya tarik sendiri pada cagar alam wisata ini. Ketinggian Gunung Ijen hanya 2.799 mdpl dan menjadi salah satu gunung berapi yang masih aktif di Pulau Jawa.

Setiap hari kawasan ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Pemandangannya yang sangat cantik membuat para pengunjung ketagihan untuk menanjak kembali.

Baca Juga: Viral Foto Anaconda Raksasa Melintang di Jalanan Brazil

ijen

Untuk bisa mencapai puncak kawah Ijen, sebaiknya mendaki di dini hari agar bisa menyaksikan blue fire menjelang pagi. Karena di Gunung Ijen tidak ada tempat untuk mendirikan tenda.

“Gunung Ijen itu hanya boleh mendaki dari pukul 01.00, terus juga gak bisa ngecamp soalnya ada gas beracun ya. makanya diwajibkan pakai masker khusus,” tutur Yuriska Citra, wisatawan yang pernah mendaki Gunung Ijen.

Jika Anda berada di puncak kawah Ijen, sebaiknya tidak terlalu dekat karena memiliki kandungan asam yang sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa manusia dalam waktu singkat. Tapi tak perlu khawatir selama Anda bisa jaga jarak dan menggunakan masker kawah tersebut tidak berbahaya.

 

Jalan menuju puncak Ijen terbilang sangat berbahaya, karena memiliki jalan yang licin dan tidak begitu lebar. Makanya Anda dianjurkan untuk membawa senter lebih dari dua.

“Kalau sudah mau sampai puncak baru jalannya makin sempit, terus samping kiri tebing samping kanannya sudah jurang,” lanjutnya.

Para pendaki biasanya sampai pada puncak kawah Ijen pada pagi hari sekira pukul 04.00 WIB. Fenomena pada pagi hari yang terdapat di Gunung Ijen akan muncul yaitu blue fire.

Wisatawan berbondong-bondong untuk mengejar sunrise dan menyaksikan blue fire dengan mata telanjang. Melihat lautan kawah yang memiliki warna gradasi antara biru dan hijau tosca dan asap yang tebal.

Pesona yang ditawarkan oleh Gunung Ijen atau Kawah Ijen memang tidak perlu diragukan lagi, banyak spot yang bisa Anda manfaatkan untuk berfoto ria bersama keluarga atau kawan pendaki lainnya.

“Tempatnya bagus banget buat foto, mungkin karena pemandangannya juga sih, kayak ada asap-asap dari kawahnya. Tapi sayangnya, waktunya dibatasi jadi ya enggak boleh lama-lama soalnya gas beracun juga sih,” jelasnya.

Suhu yang terdapat di Gunung Ijen sangatlah dingin, sekira 6 derajat Celcius. Jadi sangat disarankan untuk Anda memakai pakaian berlapis-lapis dan membawa air panas dengan termos kecil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini