Lampung Gali Potensi Wisata Hutan demi Tarik Wisatawan

Antara, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 406 2304757 lampung-gali-potensi-wisata-hutan-demi-tarik-wisatawan-6drhHskoL9.JPG Kawasan wisata hutan Lampung (Foto: Instagram/@explorelampung)

Apalagi, lanjut dia, masyarakat sudah sadar dengan potensi hutannya sehingga mereka berani memakai Dana Desa ataupun menggandeng bandan usaha milik desa (BUMDES) untuk memperbaiki akses jalan menuju ke lokasi wisata.

"Karena yang terpenting itu kan akses jalan. Kalau potensinya bagus, tapi tidak ada akses menuju ke lokasi wisata, sama saja bohong," ujarnya.

Kemudian, kata dia, saat ini dinas kehutanan sudah lebih membuka diri untuk bisa mengeksplorasi wisata yang berada di kawasan hutan, tidak seperti sebelumnya.

"Mungkin dulu dinas kehutanan tertutup dan sulit untuk merambah wisata hutan, tapi sekarang sudah ada rambu-rambu agar mereka dapat memanfaatkan potensi hutan sebagai objek wisata," terang Anshori.

Konsultan Wana Wisata itu menambahkan, pemanfaatan hutan harus melibatkan masyarakat sekitar agar ekonomi dan kesejahteraan mereka terbantu.

Dalam rangkaian kegiatan Festival Kehutanan 2020 yang digelar 2-4 November, Dinas Kehutanan Lampung bekerja sama dengan Rumah Kolaborasi (RUKO) yang didukung Rainforest Alliance dan Kingdom of The Netherlands melakukan test tour wana wisata sejumlah titik di kawasan hutan yang berada di sekitar wilayah hutan Gunung Rajabasa.

Pertama, wana wisata yang datangi ialah air terjun yang terdapat di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, kemudian berlanjut ke pemandian air panas Way Belerang dan teropong kota yang terletak di Kecamatan Kalianda.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini