Gelaran ICTM Diharapkan Mampu Dongkrak Pariwisata

Iman Firmansyah, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 406 2305054 gelaran-ictm-diharapkan-mampu-dongkrak-pariwisata-5eT3JW5eQP.JPG Wisata Candi Borobudur (Foto: website Kemenparekraf)

GELARAN Indonesia Corporate Travel And Mice (ICTM) di Hotel Shangri-La, Jakarta resmi dibuka pada Kamis 5 November 2020.

Acara yang berlangsung hingga Jumat (6/11/2020) ini sukses dihadiri puluhan peserta dari berbagai institusi lembaga, perhotelan, hingga maskapai penerbangan.

ICTM 2020 merupakan kegiatan kerjasama Kemenparekraf dengan PT Biztrips Teknologi Multimedia Solusi dan MNC Group selaku official media partner yang digelar dengan harapan mampu mengembalikan lagi sektor pariwisata, di mana sejak Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun ini telah membuat sektor pariwisata lumpuh.

Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf Pemprov DKI Jakarta, Sonti Pangaribuan mengatakan gelaran ICTM 2020 merupakan inisiatif luar biasa dari Kemenparekraf dengan partner dan menandakan bahwa Jakarta dan Indonesia sudah siap dengan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Baca juga: 7 Hal Ini Bikin Mandalika Jadi Destinasi Wisata Luar Biasa

“Ternyata yang mengikuti event ini dari sellers dan buyers sangat antusias, ini membanggakan dan membuat semangat. Meskipun banyak ketakutan di luar sana kami berharap kegiatan ini tidak berhenti disini, banyak transaksi dan menjadi agenda rutin,” ucap Sonti.

Menurut dia, kegiatan ini juga penting bagi Kota Jakarta, karena jika berbicara sektor Mice, Jakarta memiliki semua yang diperlukan mulai dari fasilitas dan kapasitas.

“Mulai dari hotel bintang 5, Jakarta juga punya destinasi khusus seperti golf, snorkeling kita semua punya. Pariwisata adalah sektor yang paling terdampak selama pandemi dan ingin kita bangun kembali terutama sektor Mice,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), AB Sadewa menuturkan, industri hotel agar bertahan di masa pandemi sementara mengandalkan sektor domestik dengan mengembangkan paket staycation dan weekdays.

“Mungkin kita baru bisa real pick-up di pertengahan tahun depan, itu strategi kami sambil menunggu border dibuka supaya wisatawan mancanegara bisa datang lagi,” terang AB Sadewa.

Ia menilai gelaran ICTM bisa menjadi stimulasi karena dilakukan secara offline di mana sellers dan buyers bisa mendapatkan real impact dan akan bergerak lagi.

“ICTM sangat positif untuk menormalisasi khususnya pariwisata. Harapan kami kita akan kembali optimis, kita juga sudah melaksanakan protokol CHSE di mana semua anggota kita sudah menerapkan protokol-protokol kesehatan dasar,” kata Sadewa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini