Disbudpar Sumatra Utara Kembangkan Pariwisata Berbasis Geopark

Antara, Jurnalis · Minggu 08 November 2020 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 406 2306005 disbudpar-sumatra-utara-kembangkan-pariwisata-berbasis-geopark-ZzGvP3Slxw.JPG Danau Toba (Foto: Instagram/@visitdanautoba)

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara (Disbudpar Sumut) mencanangkan delapan arah kebijakan dan strategi pembangunan dalam rangka pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba berbasis taman bumi (geopark).

"Arah kebijakan tersebut dipaparkan pada rapat koordinasi rencana aksi rekomendasi UNESCO Global Geopark (UGG) Kaldera Toba sebagai dukungan pengembangan pariwisata superprioritas Toba," ungkap Kadisbudpar Sumut, Ria Telambanua, Sabtu 7 November 2020 kemarin.

Arah kebijakan pertama, kata dia, penataan destinasi dengan pendekatan aksebilitas, amenitas, dan pengembangan atraksi di destinasi pariwisata provinsi dan kawasan strategis serta Geopark Kaldera Toba berdasarkan rencana induk pengembangan pariwisata Provinsi Sumut.

Promosi dan publikasi pariwisata melalui sistem informasi teknologi serta event berskala nasional maupun internasional mencakup festival seni budaya, festival kopi, dan karnaval budaya merupakan arah kebijakan kedua dan ketiga.

Baca juga: 10 Kegiatan Seru yang Wajib Dilakukan saat Berkunjung ke Jatiluwih

Arah kebijakan keempat dan kelima, lanjut dia, yaitu peningkatan kapasitas pelaku industri dan usaha pariwisata di kawasan destinasi serta peningkatan kualitas maupun kuantitas pelaksanaan festival/gelar seni dan pembinaan terhadap sanggar seni serta lembaga budaya.

Peningkatan revitalisasi dan pelestarian situs/cagar budaya serta pengembangan pusat kawasan budaya dan wisata religi menjadi arah kebijakan keenam dan ketujuh.

"Terakhir adalah optimalisasi pengelolaan museum negeri dan taman budaya Sumut melalui cinta budaya mencakup renovasi museum dan taman budaya," tukasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini