Angka Covid-19 Turun, Wisata Pasar Terapung Banjarmasin Segera Dibuka

Antara, Jurnalis · Minggu 08 November 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 406 2306007 angka-covid-19-turun-wisata-pasar-terapung-banjarmasin-segera-dibuka-j7KysaVn8S.JPG Pasar terapung di Banjarmasin, Kalsel (Foto: Instagram/@junarorimpandeyofficial)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan akan membuka kembali wisata Pasar Terapung menyusul menurunnya kasus Covid-19 di kota tersebut.

"Karena kasus Covid-19 sudah berkurang dan tidak ada lagi status wilayah zona merah, kita siap membuka wisata Pasar Terapung," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Al-Haq.

Ia menjelaskan, wisata Pasar Terapung tersebut berada di depan siring Sungai Martapura di Jalan Piare Tender, Banjarmasin Tengah.

"Tidak hanya wisata Pasar Terapung, tapi juga wisata susur sungai dengan transportasi sungai atau kelotok yang ada di siring itu," imbuhnya.

Sebelum resmi dibuka, pihaknya akan melakukan pembekalan kepada pedagang Pasar Terapung dan motoris kelotok wisata.

Baca juga: Deretan Danau Terindah di Dunia, Surganya Para Pencinta Alam

Menurut dia, pembekalan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan pembukaan siring menara pandang dan sekitarnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Ini kita lakukan agar para motoris kelotok wisata dan acil-acil (ibu-ibu) pedagang Pasar Terapung bisa memahami bagaimana penerapan protokol kesehatan saat wisata andalan kota seribu sungai ini sudah dibuka," katanya.

Disbudpar sendiri lanjutnya, telah melakukan koordinasi terkait rencana pembukaan wisata siring tersebut dengan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin.

"Baru sekadar koordinasi secara lisan saja. Untuk koordinasi resminya akan dilakukan dalam waktu dekat ini, kira-kira satu atau dua hari ke depan," bebernya.

Jika disetujui oleh Gugus Tugas, maka ia memastikan akan melakukan kerja sama dengan pihak UPT Siring dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjarmasin dalam hal pengawasan protokol kesehatan di tempat wisata.

"Intinya dalam pengawasan kita akan bekerjasama dengan pihak unsur TNI-Polri dan Satpol PP Kota Banjarmasin," kata Ikhsan.

Pengawasan ketat di tempat wisata sambung dia, terutama siring dan wisata susur sungai adalah bentuk upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) agar tidak terjadi penularan Covid-19 di tempat wisata.

"Kita tidak ingin wisata di Banjarmasin menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini