Berstatus Siaga, 6 Objek Wisata di Lereng Merapi Ditutup

Minggu 08 November 2020 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 406 2306110 berstatus-siaga-6-objek-wisata-di-lereng-merapi-ditutup-ZovXoyR4pa.JPG Gunung Merapi erupsi (Foto: Instagram/@BPPTKG)

BALAI Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) resmi menutup operasional objek wisata alam di wilayah lereng Merapi terhitung sejak Minggu (8/11/2020). Meningkatnya aktivitas Merapi yang kini berstatus Siaga (level III) menjadi dasar penutupan tersebut.

Kepala Balai TNGM, Pujiati melalui surat tertulis menyebut, terdapat enam objek wisata alam di kawasan TNGM yang ditutup mulai hari ini.

Penutupan dilakukan hingga batas waktu yang akan ditentukan setelah ada peninjauan perubahan status Gunung Merapi.

“Merujuk surat rekomendasi dari BPPTKG tentang peningkatan aktivitas Merapi dari Waspada (level II) ke Siaga (level III) serta hasil koordinasi lintas sektor di Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten maka seluruh objek wisata alam dalam kawasan TNGM ditutup sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan setelah ada peninjauan kembali perubahan status aktivitas Merapi,” terang Pujiati dalam keterangan resminya, mengutip dari laman KRjogja.

Baca juga: Perhatikan Ini saat Naik Gunung Rinjani agar Tak Bernasib Seperti Fiersa Besari

Adapun enam objek wisata alam tersebut yaitu:

1. Tlogo Muncar dan Tlogo Nirmolo, Kaliurang, Pakem Sleman

2. Plunyon dan Kalikuning, Cangkringan Sleman

3. Jurang Jero Srumbung, Magelang

4. Deles Indah, Kemalang Klaten

5. Jalur pendakian Selo, Boyolali

6. Jalur pendakian Sapuangin, Klaten

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau dan melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang wilayahnya berpotensi terdampak erupsi Gunung Merapi.

Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan, pihaknya mengidentifikasi sejumlah wilayah yang telah menetapkan status keadaan darurat dalam menyikapi potensi erupsi gunung yang berbatasan di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kabupaten Sleman di DIY telah menetapkan status tanggap darurat, yang berlaku sampai dengan 30 November 2020. Sedangkan tiga wilayah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah sedang mempersiapkan surat keputusan penetapan status, seperti Kabupaten Boyolali, Magelang dan Klaten.

Meski secara administrasi status keadaan darurat sedang dalam proses, pemerintah daerah telah melakukan kewaspadaan dalam mengantisipasi erupsi.

Selain itu, pihaknya juga memonitor persiapan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam upaya kesiapsiagaan, seperti antisipasi evakuasi warga di tengah pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini