Pemkab Gunungkidul DIY Kembangkan Agrowisata Karang Raya Ecopark

Antara, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 406 2307016 pemkab-gunungkidul-diy-kembangkan-agrowisata-karang-raya-ecopark-CpCtyEDqYS.JPG Agrowisata Karang Raya Ecopark di Gunungkidul, DIY (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Gunungkidul, DIY mengembangkan agrowisata Karang Raya Ecopark di Kelurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari. Langkah itu dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, Karang Raya Ecopark menjadi upaya positif untuk memaksimalkan potensi lahan pertanian milik warga.

Karang Raya Ecopark akan memanfaatkan lahan pertanian sekitar 70 hektare lahan di wilayah tersebut sudah beralih tangan.

"Kami mendukung Karang Raya Ecopark ini karena kami tak ingin lahan pertanian warga habis dibeli dan dialihfungsikan oleh pihak lain. Kalaupun pengembangan wisata, tetap harus dengan pendekatan pertanian. Sesuai mata pencaharian utama warga di sini," kata Bambang.

Baca juga: Kemenparekraf Gandeng 12 Mitra Co-Branding Pariwisata di Bali

Senada, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menyebut wilayah Ngestirejo memiliki potensi wisata yang perlu dikembangkan. Sebab, posisinya strategis berdekatan dengan destinasi wisata pantai dan jalur jalan lintas seltan (JJLS).

Ia berharap kehadiran Karang Raya Ecopark juga bisa memeratakan perekonomian masyarakat. Agar tidak hanya warga pesisir yang diuntungkan dari program pariwisata yang dikerjakan Pemkab.

"Itu sebabnya perlu ada dukungan masyarakat berupa peningkatan SDM dan sebagainya. Agar potensi di Ngestirejo bisa dimaksimalkan," kata Harry.

Sementara itu, Ketua Karang Raya Ecopark, Agung Nugroho berujar bahwa pihaknya akan mengembangkan konsep agrowisata. Jenis tanaman yang diprioritaskan adalah srikaya.

"Wilayah ini memang banyak tanaman Srikaya, yang mampu tumbuh di lahan yang tandus dan kering," kata Agung.

Selain mengembangkan potensi tanaman setempat, ia mengatakan lokasi Karang Raya Ecopark strategis, lantaran bersisian langsung dengan Lapangan Karang yang jadi tempat berkumpul warga serta dekat dengan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS).

Pengembangan Karang Raya Ecopark akan dilakukan secara bertahap. Selain agrowisata, pengelola akan menyediakan fasilitas publik berupa balai pertemuan hingga kolam renang di lokasi tersebut.

Pembangunan Ecopark lanjut Agung, akan dimulai dalam waktu dekat. Sementara infrastruktur lain berupa bangunan dan lainnya direncanakan akan mulai pada Januari 2021.

"Sudah ada dukungan pembiayaan dari CSR perusahaan, bank, hingga investor untuk pembangunan Karang Raya Ecopark ini," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini