Kenang Jasa Pahlawan, Yuk Napak Tilas ke 5 Museum Ini

Eka Putri Wahyuni, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 408 2307211 kenang-jasa-pahlawan-yuk-napak-tilas-ke-5-museum-ini-o26nF79Vzn.jpg Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (wisatayogyakartakeren.blogspot.com)

KEMERDEKAAN Indonesia diperoleh lewat perjuangan berdarah dan tanpa lelah para pahlawan. Pemerintah telah menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan. Untuk mengenang jasa para pejuang bangsa, alangkah eloknya melakukan napak tilas sambil berwisata ke museum-museum.

Kunjungan ke museum cocok sekali dijadikan cara untuk memperingati Hari Pahlawan karena di tempat ini bisa melihat sejarah perjuangan masa lalu.

Benda-benda peninggalan era pra kemerdekaan, ornamen, gambar atau story yang ditampilkan di museum bisa membawa kita sejenak ke masa perjuangan.

Baca juga: Maknai Hari Pahlawan, Yuk Kunjungi 4 Wisata Sejarah di Jakarta Ini

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya,” begitu pesan proklamator kemerdekaan RI Soekarno.

Momentum Hari Pahlawan, yuk kunjungi lima museum di bawah ini :

Museum Tugu Pahlawan, Surabaya

Tugu Pahlawan merupakan ikon Surabaya, yang berjuluk Kota Pahlawan. Objek wisata sejarah ini terletak di Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan. Museumnya berada di bawah lahan Tugu tersebut. Museum ini diresmikan pada 19 Februari 2000 oleh Presiden K.H Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

ilustrasi

Tugu Pahlawan

Museum Tugu Pahlawan menyimpan banyak peninggalan sejarah perjuangan para pahlawan melawan penjajah untuk memerdekakan Indonesia. Tak hanya itu, di dalam museum ini juga terdapat foto-foto dokumentasi pembangunan Tugu Pahlawan.

Museum Joang 45, Jakarta

Gedung yang dibangun tahun 1920-an ini dulunya merupakan hotel milik Belanda. Bangunan ini sekarang dijadikan Museum Joang 45. Museum ini terletak di Jalan Menteng Raya No.31, RT1 RW10, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga: Terowongan Gedung Juang 45 dan Stasiun Tambun Segera Jadi Akses Wisata

Museum Joang 45 memamerkan peninggalan barang bersejarah, seperti mobil dinas pertama Presiden dan Wakil Presiden RI dengan plat REP 1 dan REP 2 yang digunakan Soekarno dan Mohammad Hatta di awal kemerdekaan. Tak hanya itu, mobil peristiwa pemboman di Cikini juga tersimpan di museum ini.

Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta

Dibangun pada 1765 oleh Belanda, Benteng Vredeburg luasnya sekitar 2.100 meter persegi. Bangunan ini sekarang dijadikan museum untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia melawan Belanda.

Di dalam museum menyimpan beberapa koleksi seperti bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang diperbaharui sesuai bentuk aslinya, diorama-diorama yang menggambarkan perjuangan sebelum proklamasi kemerdekaan RI sampai dengan masa Orde Baru, serta koleksi benda-benda bersejarah, foto-foto, dan lukisan tentang perjuangan nasional.

Museum ini terletak di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta, tepatnya di Jalan Margo Mulyo, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta.

Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung

Berada di Jalan Asia Afrika No 65, Braga, Kecamatan Sumur, Kota Bandung, museum ini memiliki ciri khas yakni banyak bendera di depan gedung. Museum Konferensi Asia Afrika memiliki ruang yang memamerkan sejumlah koleksi berupa benda-benda tiga dimensi dan foto-foto dokumenter peristiwa Pertemuan Tugu, Konferensi Kolombo, Konferensi Bogor, dan Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Selain itu, museum ini juga memiliki perpustakaan dengan sejumlah buku mengenai sejarah, sosial, politik, dan budaya Negara-negara Asia Afrika, dan negara-negara lainnya.

Museum Sumpah Pemuda, Jakarta

Museum Sumpah Pemuda yang juga dikenal dengan sebutan Gedung Kramat terletak di Jalan Kramat Raya Nomor 106, RT2 RW9, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.ilustrasi

Museum Sumpah Pemuda (Okezone.com/Pradita)

Museum Sumpah Pemuda tempat awal pembacaan ikrar Sumpah Pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928. Museum ini memiliki koleksi foto dan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda, serta kegiatan-kegiatan dalam pergerakan nasional kepemudaan Indonesia. Terdapat juga biola Wage Rudolf Supratman, dan patung-patung tokoh pemuda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini