Maknai Hari Pahlawan, Yuk Napak Tilas ke Museum Raden Ajeng Kartini

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 408 2307673 maknai-hari-pahlawan-yuk-napak-tilas-ke-museum-raden-ajeng-kartini-2NbB8sDePz.JPG Museum RA Kartini (Foto: Instagram/@anggiemarthaa)

INDONESIA memiliki banyak pahlawan yang hingga kini jasa-jasanya masih terus dikenang. Salah satunya Raden Ajeng Kartini. Pahlawan yang mencetuskan emansipasi perempuan di Tanah Air ini begitu istimewa hingga dibuat satu hari khusus yang diperingati sebagai Hari Kartini yakni, setiap 21 April.

Nah, dalam suasana Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, Okezone akan mengulas objek wisata bersejarah yang secara khusus menyuguhkan informasi seputar sang pahlawan emansipasi. Namanya adalah Museum R.A Kartini.

Mengutip laman Museum Indonesia, Rabu (11/11/2020), Museum R.A Kartini didirikan pada tanggal 30 Maret 1975 atas usulan para wakil rakyat Jepara dan didukung bantuan dari mantan Presiden Soeharto.

Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, Museum R.A Kartini akhirnya diresmikan pada 21 April 1977 tepat seabad peringatan Hari Kartini oleh Bupati Jepara, Sudikto S.H. Lantas apa saja daya tarik dan keunikan museum tersebut?

Mesin Jahit RA Kartini

(Foto: Endarsky Ethan)

Berdiri di atas tanah seluas 5.210 meter persegi dengan luas bangunan 890 meter persegi, Museum R.A Kartini ternyata tak hanya menyajikan benda-benda peninggalan R.A Kartini maupun kakaknya R.M.P. Sosrokartono. Museum ini juga menyimpan benda-benda kuno peninggalan sejarah dan budaya hasil temuan di wilayah Kabupaten Jepara.

Seluruh benda-benda bersejarah itu disimpan dalam empat ruangan besar yang berbeda-beda. Ruang pertama berisi koleksi peninggalan R.A Kartini berupa benda peninggalan dan foto semasa hidupnya. Di antaranya adalah meja, kursi, foto-foto Kartini, radio, koleksi piring Kartini, gerobak Kartini dan lain-lain.

Museum RA Kartini

(Foto: Instagram/@herwin_jhie)

Ruang kedua berisi benda-benda peninggalan Drs. R.M. Panji Sosrokartono (Kakak R.A Kartini ). Beliau merupakan lulusan Universitas Leiden-Belanda, dan menguasai sembilan bahasa asing timur dan 17 bahasa asing barat.

Semasa hidupnya, Sosrokartono terkenal dengan julukan “Dokter Air Putih” karena selalu memberi pengobatan dengan air.

Selanjutnya di ruang ketiga museum berisi koleksi benda-benda bernilai sejarah seperti tulang ikan raksasa “Joko Tuwo” dengan panjang kurang lebih 16 meter, dan diklaim sudah berusia 220 tahun. Tulang ikan ini ditemukan di perairan Karimunjawa pada pertengahan bulan April 1989.

Patung RA Kartini

(Foto: Instagram/@whiteemint)

Ruang Keempat berisi koleksi kerajinan Jepara, ukir-ukiran, keramik, anyaman bambu dan rotan, hasil karya lomba ukir serta alat transportasi jaman dulu.

Nah, bagi para Okezoners yang ingin melihat kilas balik R.A Kartini bisa berkunjung setiap saat, karena museum ini buka setiap hari (termasuk hari libur) dari jam 08.00 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB. Lokasinya berada di Desa Panggang, Kecamatan Jepara, tepatnya di Alun-alun Nomor 1, Jepara, di sebelah utara Pendopo Kabupaten Jepara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini