Menyambangi Museum Pangeran Diponegoro di Yogyakarta, Apa Saja Koleksinya?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 408 2308068 menyambangi-museum-pangeran-diponegoro-di-yogyakarta-apa-saja-koleksinya-gtviHlXJJH.jpg Pangeran Diponegoro

BERENCANA liburan ke Yogyakarta akhir pekan ini, tapi sudah bosan dengan objek wisata yang itu-itu saja? Kenapa tidak coba jajal wisata sejarah, seperti berkunjung ke Museum Pangeran Dipenogoro, mumpung masih dalam suasana Hari Pahlawan.

Bernama lengkap Museum Monumen Pangeran Diponegoro Sasana Wiratama, tempat ini khusus menyajikan koleksi berupa peninggalan-peninggalan Pangeran Diponegoro. Ia adalah sosok pahlawan keturunan bangsawan.

Ya, nama Pangeran Diponegoro mulai dikenal setelah mengadakan perlawanan melawan penjajahan Belanda pada tahun 1825-1830. Perlawanan itu kini sering disebut dengan istilah Perang Diponegoro.

Nah, kembali berbicaea soal Museum Pangeran Diponegoro, museum ini memang sengaja didirikan untuk mengenang jasa-jasa, perjuangan dan dedikasinya tersebut.

Dilansir Okezone dari laman Kebudayaan Jogjakota, Rabu (11/11/2020), Museum Pangeran Diponegoro dibangun secara bertahap dan diresmikan pada 9 Agustus 1969 oleh Jenderal TNI (Purnawirawan) Soeharto.

 Pangeran

Gedung Museum menempati bangunan yang merupakan bekas kediaman Pangeran Diponegoro. Dibangun pula sebuah monumen Pangeran Diponegoro yang menyatu dengan pendopo tepat ditengah kompleks museum.

Monumen tersebut merupakan pahatan relief sepanjang 20 meter dengan tinggi 4 meter, menceritakan keadaan Desa Tegalrejo tempat tinggal Sang Pangeran, perang Diponegoro, hingga saat beliau tertangkap di Magelang.

Lantas apa saja barang-barang bersejarah yang dapat dilihat pengunjung di tempat ini? Di sisi barat monumen terdapat lukisan diri Pangeran sementara disisi timur terdapat lukisan Pangeran sedang menunggu kuda hitam siap untuk berperang.

Selain itu, koleksi Museum Monumen Pangeran Diponegoro Sasana Wiratama antara lain berupa senjata asli laskar Diponegoro. Seperti tombak, bandil atau martil baja, serta patrem dan candrasa yang merupakan senjata laskar wanita.

Terdapat juga dua senjata keramat, yaitu sebuah keris dengan lekukan 21 seorang empu pada masa Kerajaan Majapahit serta sebuah pedang yang berasal dari Kerajaan Demak. Kedua senjata tersebut dipercaya dapat menolak bala.

Koleksi lainnya berupa peralatan rumah tangga, yang terbuat dari kuningan, seperangkat alat gamelan milik Sri Sultan Hamengku Buwono II, meriam, dan batu Comboran yang digunakan untuk tempat minum Kuda.

Salah satu koleksi unggulan museum ini adalah Tembok Jebol. Kono tembok berlubang tersebut dijebol oleh Pangeran Diponegoro dengan tangan kosong guna menghindari kepungan tentara Belanda.

Nah, bila Anda tertarik berkunjung ke Museum Pangeran Diponegoro, lokasinya berada di Jalan H. O. S. Cokroaminoto TR III/430, Daerah Istimewa Yogyakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini