Share

Pulau Rinca Tutup, Paket Wisata Sailing Labuan Bajo Dipromosikan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 406 2309276 pulau-rinca-tutup-paket-wisata-sailing-labuan-bajo-dipromosikan-sGJdodNUkb.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PEMBANGUNAN infrastruktur dan sarana prasana (sarpras) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, sedikit banyak telah menghambat aktivitas wisatawan. Buntut dari pembangunan ini, sejumlah objek wisata seperti Goa Batu Cermin hingga Pulau Rinca (Loh Buaya) ditutup sementara.

Padahal kedua destinasi wisata tersebut merupakan destinasi unggulan yang cukup banyak menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Pembangunan infrastruktur dan sarpas di Labuan Bajo sendiri merupakan mandat langsung dari Presiden Joko Widodo yang telah menetapkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata premium.

Labuan Bajo juga tengah dipersiapkan sebagai tuan rumah ASEAN Summit dan KTT G20 yang akan diselenggarakan pada 2023 mendatang. Lantas bagaimana kondisi pariwisata Labuan Bajo saat ini?

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores Shana Fatina, mengatakan bahwa dengan dibangunnya infrastruktur dan sarpras di Labuan Bajo, justru akan memicu para pelaku wisata untuk berkreasi mencari peluang-peluang baru.

"Menurut saya, inilah saatnya kita melihat Labuan Bajo dari sisi lain. Atraksi di sini itu ada banyak sekali. Kalau berdasarkan hasil data kami, kurang lebih ada 100-an atraksi wisata. Tetapi selama ini kita hanya fokus dengan aktivitas yang itu-itu saja. Contohnya sailing di Taman Nasional Komodo," kata Shana Fatina saat ditemui Okezone di Hotel Inaya Bay, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat 13 November 2020.

Baca Juga: 5 Desa Wisata Terbaik di Indonesia Peraih Penghargaan Nasional hingga International

Secara tidak langsung, lanjut Shana, hal ini justru akan memaksa para pelaku industri pariwisata di Labuan Bajo, khusunya travel agent dan tour operator untuk lebih kreatif lagi menciptakan paket-paket wisata yang menarik.

Sehingga nantinya, Labuan Bajo tidak hanya mengandalkan satu atau dua tempat wisata saja, tetapi merata baik di darat maupun lautan.

"Ini juga ada kaitannya bagaimana kita mengundang wisatawan datang ke Labuan Bajo tidak hanya sekali datang lalu pulang karena sudah pernah disambangi. Kita ingin orang berkali-kali datang ke Labuan Bajo karena setiap kali datang selalu ada inovasi baru," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini