Jajal Kuliner Unik Rujak Bakso di Majalengka, Rasanya Campur Aduk!

Fathnur Rohman, Jurnalis · Minggu 15 November 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 301 2309760 jajal-kuliner-unik-rujak-bakso-di-majalengka-rasanya-campur-aduk-L0QZ0RUpzN.JPG Kuliner unik rujak bakso di Majalengka, Jabar (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

BAKSO merupakan salah satu makanan populer di Indonesia. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menyukai makanan ini.

Bahkan, saking populernya makanan tersebut, sekarang ini sudah banyak varian menu bakso. Seperti rujak bakso di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Ya, varian ini sangat unik. Sebab, tidak seperti bakso pada umumnya, bakso ini kuahnya diganti dan dicampur dengan rujak buah. Rujak bakso ini hanya bisa ditemukan di sebuah Cafe bernama SDV (Sukawana Desa Village).

Rujak bakso sendiri memiliki rasa yang spesial. Pengunjung yang mencicipi makan ini pasti akan merasa ketagihan, karena sensasi pedas dan asam dari rujak akan menyatu sempurna, dengan rasa gurih kaldu daging sapi yang di masukan ke dalam kuah rujak bakso.

Baca juga: Taqy Malik Hijrah Main Jetski di Pulau Samalona, Keren Bos!

"Rasanya unik. Nano-nano gitu. Pedas, asam, gurih, dan manis, bisa menyatu dengan baik. Ini pertama kali saya mencicipinya. Ketagihan sih, ini beda sama bakso lain," kata salah seorang pengunjung Cafe SDV, Selly, saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Rujak Baso

(Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

Menurut Selly, perpaduan rasa ini menjadi ciri khas dari makanan tersebut. Selain kuahnya yang unik, Selly menilai kalau rasa dari baksonya pun sangat lezat.

"Kalau dibilang memanjakan lidah sih itu pasti. Selain sensasi kuahnya yang rame, baksonya juga enak," ujar Selly.

Sementara itu, di tempat yang sama, pembuat menu rujak bakso Asep Samprana menjelaskan, varian menu ini diciptakan setelah dirinya berhenti berjualan mie ayam, karena terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Asep mengatakan, lidah masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan rasa bakso. Sehingga, ia memutuskan untuk membuat varian rujak bakso, karena bakso bisa diterima oleh semua kalangan.

"Bakso ini kan semua orang suka. Mulai dari anak-anak sama orang dewasa. Jadi pasar bakso ini tidak pernah mati. Saya dulunya jualan mi ayam, tapi karena pandemi saya berhenti jualan," ungkap Asep.

Biasanya, lanjut Asep, irisan buah dan sayur, yang ia pakai adalah mangga, bengkoang, nanas, dan sebagainya. Selain itu, ia juga sering menambahkan toping tambahan seperti tahu, kikil, dan ceker ayam.

"Saya dan istri memang hobi masak. Agar rasanya pas dan tidak aneh, kami buat resepnya sendiri," imbuhnya.

Varian menu bakso yang diciptakan Asep ini rupanya mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan, dalam beberapa jam saja menu rujak bakso ini bisa laris terjual. Rujak bakso sendiri dibanderol mulai Rp13.000 ribu hingga Rp25.000 per porsinya.

"Rujak baksonya ada beberapa macam. Ada rujak bakso spesial plus dengan telur ayam atau bebek, rujak bakso spesial dengan bakso mercon, dan rujak bakso biasa," tutup Asep.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini