Serunya Belajar Beternak Sambil Memerah Susu Sapi di Peternakan Cipayung

Antara, Jurnalis · Minggu 15 November 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 408 2309782 serunya-belajar-beternak-sambil-memerah-susu-sapi-di-peternakan-cipayung-mgEofKNhOj.JPG Wisata edukasi peternakan sapi di Cipayung, Jaktim (Foto: Antara)

SEBUAH ekowisata peternakan sapi hadir di Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Destinasi tersebut memberikan edukasi bagi wisatawan seputar produksi hingga hasil ternak.

"Di lokasi ini warga tidak sekadar beternak tapi juga menjadi aspek pemberdayaan sosial dan ekonomi dan yang terpenting sekali adalah edukasi seputar produksi ternak kepada wisatawan," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan DKI Jakarta, Rismiati.

Peternakan yang beralamat di Jalan Peternakan Raya, Ekowisata Cibugary, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung itu merupakan satu dari tiga ekowisata peternakan sapi yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta.

Dua lokasi lainnya berada di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat yang diresmikan sejak 2019 silam.

Rusmiati menjelaskan, ekowisata tersebut seluruhnya melibatkan peran serta peternak dari kalangan warga sekitar yang selama ini berbisnis sapi.

Baca juga: Honeymoon di Kastil Drakula, Romantis atau Menyeramkan?

Tempat ini dibuka gratis bagi wisatawan yang tertarik mempelajari segala aspek tentang peternakan sapi, khususnya peluang bisnis yang bisa digarap.

"Pengunjung akan diajak melihat cara merawat sapi perah sejak usianya masih kecil agar saat dewasa nanti sapi tersebut bisa menghasilkan sisi murni berkualitas," katanya.

Wisatawan yang berkunjung juga bisa memerah langsung susu sapi dari kandangnya hingga mempraktikkan secara langsung proses produksi susu hingga proses penjualannya.

"Kalau yang suka susu sapi perahan boleh langsung mencicipi di lokasi atau dibungkus buat dibawa pulang," katanya.

Rusmiati berharap kehadiran ekowisata sapi perah bisa menjadi alternatif wisata di Jakarta serta menjadi lokasi edukasi khususnya kalangan pelajar.

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Syofian Thahir, mengatakan, terdapat rumah instalasi Sentra Unit Pengolahan Hasil (UPH) Susu Swadaya.

Fasilitas itu didirikan untuk mendukung usaha perah susu sapi dari kalangan peternak. Di lokasi tersebut juga menyediakan tempat sterilisasi dan penyimpanan susu perah yang sudah dikemas.

Syofian mengatakan, di Jakarta Timur saat ini terdapat 133 peternak dengan populasi sapi perah tidak kurang dari 905 ekor.

Populasi itu disebutnya cukup tinggi bila dibandingkan dengan populasi secara keseluruhan di wilayah DKI Jakarta yang tercatat sebanyak 2.024 ekor hingga November 2019.

"Anak sapi perah di Jaktim berjumlah 400 ekor, 300 ekor per tahun berproduksi dan 100 ekor lainnya yang mengalami kendala masa subur," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini