Botswana Kembali Buka Pariwisata bagi Wisatawan Mancanegara

Chotimah, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 406 2310744 botswana-kembali-buka-pariwisata-bagi-wisatawan-mancanegara-oYIyLv0ZbO.JPG Gurun Kalahari, salah satu destinasi populer di Botswana (Foto: Pinterest)

SEKTOR pariwisata internasional perlahan mulai bangkit di tengah pandemi Covid-19. Sejumlah destinasi populer ditawarkan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Salah satu negara yang mulai membuka pintu bagi wisatawan asing yaitu Botswana. Langkah itu diambul menyusul pencabutan aturan perbatasan di masa pandemi.

Salah satu negara yang bisa Anda sambangi yakni Botswana, adalah sebuah negara di Arfika bagian Selatan.

Melansir dari laman Lonely Planet, negara di selatan Afrika itu secara bertahap mencabut pembatasan perjalanan internasional dan bersiap menyambut kembali wisatawan, setelah lama ditutup akibat pandemi Covid 19.

Baca juga: Mau Liburan ke Thailand? Ini Syaratnya

Botswana juga berharap larangan perjalanan darat dengan sejumlah negara tetangga, termasuk Afrika Selatan, Namibia dan Zimbabwe juga dicabut setidaknya paling lambat 1 Desember 2020 mendatang.

Botswana ialah salah satu tujuan safari paling tenar di Afrika dan memiliki populasi gajah terbesar di dunia. Wisatawan bisa menginap di penginapan mewah dan kawasan perkemahan terpencil di Okavango Delta, yang merupakan salah satu hutan belantara besar di dunia.

Salah satu destinasi populer di Botswana ialah Gurun Kalahari. Objek wisata berupa hamparan pasir itu bisa masuk dalam daftar kunjungan Anda sewaktu-waktu. Selain itu, pelancong bisa mendapati beragam objek wisata populer yakni Taman Nasional Chobe, Moremi Game Reserve, Kubu Island dan lainnya.

Tak perlu khawatir, jika berniat mengunjungi Botswana Anda bisa melalui perjalanan udara. Saat tiba di Bandara Internasional Sir Seretse Khama Anda diharuskan menjalani tes Covid untuk mengurangi penyebaran virus.

Setelah itu, Anda diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang diambil dalam 72 jam setelah keberangkatan. Pengunjung juga akan tetap dipantau terlebih memiliki gejala.

Siapapun yang menunjukkan gejala pada saat kedatangan akan diuji ulang dan berpotensi akan dikarantina. Warga negara yang kembali dari luar negeri wajib menjalani karantina dan tes swab selama 14 hari, tentunya dengan biaya sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini