100.000 Relawan Siap Jadi Penumpang Pelayaran Pertama Kapal Pesiar di Tengah Corona

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 406 2311163 100-000-relawan-siap-jadi-penumpang-pelayaran-pertama-kapal-pesiar-di-tengah-corona-O5Sh6NVJfu.jpg Kapal pesiar Royal Caribbean (iStock/Foxnews)

SEJUMLAH negara akhirnya melonggarkan izin pelayaran untuk kegiatan wisata, setelah sempat dilarang guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Kebijakan ini rupanya mendapat banyak respons positif dari para wisatawan.

Hal tersebut ditandai dengan tingginya minat wisatawan untuk menjajal promosi menarik yang ditawarkan oleh salah satu perusahaan kapal pesiar.

Melansir dari Foxnews, Selasa (17/11/2020), CEO Royal Caribbean International, Michael Bayley mengatakan, setidaknya sudah lebih dari 100.000 orang yang mengajukan diri untuk menjadi relawan pada pelayaran pertama mereka.

Baca juga:  Angela Tanoesoedibjo: Petakan Tantangan dan Peluang demi Pulihkan Sektor Parekraf 

Awal November lalu, Royal Caribbean Internasional memang meluncurkan program khusus guna menarik kembali perhatian wisatawan, sekaligus menginformasikan bahwa kegiatan pelayaran untuk keperluan wisata sudah dapat dilakukan kembali.

 

Jika tidak ada halangan, pelayaran pertama akan dilaksanakan pada awal 2021 dengan tujuan CocoCay, sebuah pulau pribadi milik Royal Caribbean di Bahamas. Untuk itu, perusahaan kini tengah menggencarkan kampanye “Volunteer of the Seas” di media sosial.

Kampanye ini memungkinkan wisatawan untuk menjajal sensasi berlayar dengan kapal pesiar yang dilengkapi beragam fasilitas mewah bak hotel bintang lima. Bagi mereka yang tertarik dapat mengisi formulir online yang telah disediakan oleh Royal Caribbean International.

Baca juga: Labuan Bajo Dibangun, Desa Wisata Wae Rebo Dipromosikan

“Responsnya begitu besar. Sekarang sudah lebih 100.000 orang yang medaftarkan diri. Kami tidak sabar untuk menuju fase berikutnya,” ujar Bayley dalam unggahannya di Facebook.

Meski belum jelas berapa banyak relawan yang akan dipilih, kapan waktu pelayaran akan dilangsungkan, dan kemana tujuannya, seorang perwakilan dari Royal Caribbean mengatakan perusahaan mereka sangat bersemengat dan senang melihat dukungan dan antusias wisatawan.

“Kami memiliki pelanggan paling setia di industri pelayaran, dan kami sangat senang melihat antusiasme mereka untuk menjadi bagian dari simulasi pelayaran uji coba kami. Minggu ini saja, kami telah menerima lebih dari 5.000 email, tidak termasuk tweet, komentar Facebbook, dan pesan-pesan di media sosial lainnya,” ujar juru bicara Royal Caribbean.

“Tidak perlu khawatir, pada pelayaran nanti priroritas utama kami tetap menjaga keselamatan awak dan para pelanggan kami,” tutupnya.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah melakukan uji coba di beberapa jalur pelayaran guna memastikan aktivitas wisata ini sudah dapat dilakukan di masa new normal. Tentunya dengan beberapa kebijakan tambahan seperti pengurangan kuota penumpang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini