Tambang Batu Bara Ombilin Dipromosikan Jadi Wisata Sejarah di Sumbar

Antara, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 408 2310764 tambang-batu-bara-ombilin-dipromosikan-jadi-wisata-sejarah-di-sumbar-ZnCtvb5JyI.JPG Museum Batu Bara Ombilin di Sumbar (Foto: Instagram/@ekapurmayanti)

DINAS Pariwisata Sumatra Barat terus berupaya membangkitkan potensi objek wisata khusus berupa jaringan kereta api dan stasiun pendukung Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto sebagai warisan dunia UNESCO.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial mengungkapkan, kereta api adalah bagian tidak terpisahkan dari sejarah Tambang Batu Bara Ombilin atau Ombilin Coal Mining Heritage (OCMH) yang telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia (world heritage) pada 6 Juli 2019.

"Segmen wisata sejarah adalah segmen khusus yang mayoritas peminatnya adalah kalangan terpelajar serta berpenghasilan menengah ke atas. Mereka rata-rata lama tinggal di satu daerah. Ini potensi yang harus digarap," kata Novrial belum lama ini.

Baca juga:Ā Satgas Covid-19 Mungkin Rekomendasikan Libur Panjang pada Desember

UNESCO yang menetapkan Tambang Batu Bara Ombilin sebagai warisan dunia, pengaruhnya akan besar bagi pasar wisata khusus itu. Karenanya Dinas Pariwisata serius untuk mempromosikannya.

Museum Tambang Batu Bara Ombilin

(Foto: Instagram/@ekapurmayanti)

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat video klip tentang jaringan kereta api dan stasiun pendukung sepanjang jalur Sawahlunto hingga pelabuhan Teluk Bayur yang saat itu bernama Emma Haven.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Hendri Agung Indrianto mengatakan video klip itu nantinya akan dijadikan salah satu materi promosi dan sosialisasi untuk memasarkan potensi pariwisata Sumbar.

Sementara itu, Kepala PT KAI Divisi Regional II Sumbar, Insan Kesuma mendukung penuh upaya pemulihan sektor pariwisata tersebut.

"PT KAI Divisi Regional II Sumbar mendukung upaya pemulihan ekonomi sektor pariwisata yang dilakukan melalui promosi video jaringan kereta api dan stasiun itu," ujar Insan.

Jaringan kereta api di Sumbar berawal dari penemuan batu bara di Ombilin oleh WH De Grave pada tahun 1871 silam. Jalur Kereta api itu difungsikan untuk mengangkut batu bara dari Ombilin hingga pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang yang dulunya bernama Emma Haven.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini