Baby Vulcano Pikat Wisatawan dengan Letupan Lumpur

Rustaman Nusantara, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 408 2310889 baby-vulcano-pikat-wisatawan-dengan-letupan-lumpur-hSon40sv0y.JPG Wisata semburan lumpur Baby Vulcano di Grabagan, Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah (wisata.bukaaja.site)

BABY VOLCANO, sebuah obyek wisata baru yang jadi primadona wisatawan lokal. Lokasinya di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah. Kehadiran tempat wisata ini memberi berkah secara ekonomi bagi warga sekitar.

Baby Vulcano yang dikembangkan oleh warga sekilas mirip dengan obyek wisata legendaris Bleduk Kuwu yang menyuguhkan wahana wisata semburan dan letupan lumpur bercampur belerang, serta proses pembuatan garam alami.

Baca juga: Deretan Desa Adat di Indonesia yang Jadi Destinasi Wisata Unik

Obyek wisata Baby Volcano atau sering disebut anak Bleduk Kuwu yang baru dibuka sejak tiga hari lalu ini menyedot ratusan pengunjung.

Dinamakan Baby Volcano karena letupan lumpur ini lebih kecil dibandingkan dengan letupan lumpur di wisata Bleduk Kuwu yang hanya berjarak 2 kilometer dari lokasi ini.

Para pengunjung mengaku penasaran untuk melihat aktifitas letupan lumpur kecil ini setelah viral di media sosial.

Eko setiawan, Kepala Desa Grabagan menjelaskan, wisata Baby Volcano memiliki kesamaan dan keterkaitan erat dengan legenda kemunculan sosok baruklinting di Bleduk Kuwu.

Meski baru dibuka selama tiga hari, jumlah pengujung dalam sehari bisa mencpai lima hingga enam ratus pengunjung.

Baca juga: 5 Bukit Keren di Yogyakarta yang Jadi Destinasi Wisata Alam Kekinian, Ini Daftarnya

Eko Setiawan mengatakan, pihaknya akan serius mengembangkan wisata Baby Vulcano.

“Rencana kedepan kita akan membangun fasilitas umum yaitu seperti kamar mandi, tempat cuci tangan, tempat cuci kaki dan juga untuk pagelaran kesenian, kita juga akan kembangkan tempat permainan anak,” katanya, Senin 16 November 2020.

Pengelola obyek wisata Baby Volcano juga telah memberikan pembatas di lokasi semburan agar warga tidak terlalu dekat dengan semburan karena tanah beradius 50 meter dari titik semburan ini sangat labil dan mudah amblas.

Dalam obek wisata ini, para pengunjung juga bisa menyaksikan proses pembuatan garam murni dan alami, serta suguhan kesenian khas Grobogan. Pengunjung bahkan rela saling berdesakan untuk menyaksikan atraksi keseian ini.

Banyak waarga datang ke Baby Vulcano karena penasaran sekaligus untuk menikmati suasana alam yang natural, serta melihat letupan kecil di tengah areal seluas 7 hektare ini. Banyak juga yang datang untuk berswafoto dan menghilangkan kejenuhan akibat Covid-19.

Objek wisata ini menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk, para pengunjung wajib cuci tangan, mengenakan masker dan diperiksa suhu tubuh. Ttiket masuk ke Baby Volcano hanya Rp3.000 per pengunjung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini