Kriuknya Keripik Gedebog Pisang, Laris Manis Sampai ke Jepang

Eka Putri Wahyuni, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 301 2311996 kriuknya-keripik-gedebog-pisang-laris-manis-sampai-ke-jepang-mNJbALn5kT.jpg Keripik gedebog pisang. (Foto: iNews Jogja)

PADA pohon pisang, tak hanya buah, jantung, dan daunnya saja yang dapat dimanfaatkan dalam bidang kuliner. Di Semarang, terdapat kuliner unik yang bahan dasarnya merupakan gedebog atau batang pohon pisang.

Biasanya batang pohon pisang kerap menjadi limbah yang sering dibuang begitu saja. Padahal bagian tersebut dapat dimanfaatkan menjadi sajian kuliner yang menarik, yaitu keripik yang lezat dan renyah.

Keripik gedebog pisang ini dibuat oleh Amelia Diaz Dwi Rahayu asal Desa Jepangrejo, Kabupaten Blora, ia merupakan mahasiswi semester 5 di sebuah universitas di Semarang. Kreasi kuliner unik nan lezat ini banyak menarik perhatian penikmat kuliner dan disukai banyak orang, bahkan menjadi perbincangan di media sosial.

"Saya itu tahu keripik pisang yang keripik gedebog ini dari Instagram, di situ saya kan sering lihat-lihat Instagram makanan-makanan,” tutur Azis salah seorang penikmat Keripik Gedebog Pisang dikutip dari video Youtube channel Seputar iNews Jogja.

Baca Juga: Mau Jelajahi Hutan Kalimantan? Ini 4 Modal Pentingnya

Proses membuat keripik ini pun tak terlalu sulit dan tidak membutuhkan biaya yang banyak. Pertama gedebog pisang yang sudah diambil, kulitnya dikupas. 
Kemudian dihilangkan getahnya dengan cara merendam gedebog pisang ke dalam air yang telah dicampur garam selama 24 jam. Lalu tiriskan hingga kering kemudian gedebog pisang tersebut dilapisi dengan adonan tepung dan digoreng hingga matang.
Tahap akhir gedebog pisang diberi varian rasa seperti balado, extra pedas, barbeque, jagung bakar dan original.
Keripik gedebog pisang pun dijual online, membuat pembelinya bertambah banyak. Bahkan ada pembeli yang berasal dari Jepang.
“Untuk saat ini Alhamdulillah peminatnya lumayan banyak, untuk pengembangannya Insya Allah kalau izinnya sudah keluar mungkin mengurus BPOM dan halal nya, terus mengganti kemasan,” ujar Amelia Diaz Dwi Rahayu selaku pembuat Keripik Gedebog Pisang.
Amelia berinovasi membuat keripik gedebog pisang ini dengan bimbingan petugas lapangan dari Dinas Pemuda Olahraga Jawa Tengah, yakni dalam melakukan sebuah program yang diluncurkan yaitu Program Pengembangan Kepedulian Dan Kepeloporan Pemuda. Kebetulan di sekitar rumah Amelia terdapat banyak gedebog pisang dan hanya dibiarkan atau dibuang begitu saja setelah buah pisang dipanen, maka dibuatlah Keripik Gedebog Pisang ini.


Proses membuat keripik ini pun tak terlalu sulit dan tidak membutuhkan biaya yang banyak. Pertama gedebog pisang yang sudah diambil, kulitnya dikupas. 


Kemudian dihilangkan getahnya dengan cara merendam gedebog pisang ke dalam air yang telah dicampur garam selama 24 jam. Lalu tiriskan hingga kering kemudian gedebog pisang tersebut dilapisi dengan adonan tepung dan digoreng hingga matang.


Tahap akhir gedebog pisang diberi varian rasa seperti balado, extra pedas, barbeque, jagung bakar dan original. Keripik gedebog pisang pun dijual online, membuat pembelinya bertambah banyak. Bahkan ada pembeli yang berasal dari Jepang.

“Untuk saat ini Alhamdulillah peminatnya lumayan banyak, untuk pengembangannya Insya Allah kalau izinnya sudah keluar mungkin mengurus BPOM dan halal nya, terus mengganti kemasan,” ujar Amelia Diaz Dwi Rahayu, Pembuat Keripik Gedebog Pisang.


Amelia berinovasi membuat keripik gedebog pisang ini dengan bimbingan petugas lapangan dari Dinas Pemuda Olahraga Jawa Tengah, yakni dalam melakukan sebuah program yang diluncurkan yaitu Program Pengembangan Kepedulian Dan Kepeloporan Pemuda.

Kebetulan di sekitar rumah Amelia terdapat banyak gedebog pisang dan hanya dibiarkan atau dibuang begitu saja setelah buah pisang dipanen, maka dibuatlah Keripik Gedebog Pisang ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini