Okupansi Hotel Akhir Tahun Full, Ridwan Kamil: Pariwisata Jabar Sudah Pulih

Antara, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 406 2311397 okupansi-hotel-akhir-tahun-full-ridwan-kamil-pariwisata-jabar-sudah-pulih-ygpGBPvUdJ.JPG Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Antara)

GUBERNUR Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyebut bahwa sektor pariwisata di Jabar semakin membaik di tengah hantaman pandemi Covid-19. Ia memprediksi pariwisata kembali menggeliat di masa libur akhir tahun 2020.

"Pariwisata Jawa Barat sudah lebih pulih ya. Dengan monitoring booking-an atau okupansi kamar hotel dan penginapan di akhir tahun sudah pada penuh," kata Kang Emil di hari kedua West Java Investment Summit (WJIS) 2020 di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa, 17 November 2020.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan, menjelang libur akhir tahun 2020, pihaknya berupaya terus menegakkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui gerakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Saat libur panjang akhir pekan pada Oktober 2020 kata dia, memang terjadi peningkatan angka kasus Covid-19 di Jawa Barat, namun tidak setinggi peningkatan angka setelah libur panjang pada Agustus 2020.

Baca juga: Viral Batu Bolong Ikon Pantai Mbawana Sumba Ambruk, Begini Penampakannya!

"Jadi saat libur panjang kemarin ada kenaikan kasus, betul. Tapi dibandingkan dengan Agustus, turun. Jadi Agustus itu mungkin tinggi, yang kemarin agak tinggi begitu. Ya mudah-mudahan ini karena kita melakukan razia kepada wisatawan yang dicurigai COVID-19 kan, 15.000 yang dirapid test lalu terapkan disiplin," paparnya.

Mantan Wali Kota Bandung ini menambahkan, dari belasan ribu orang yang menjalani rapid test secara acak di berbagai tempat wisata tersebut, hanya 408 orang yang dinyatakan reaktif dan dari angka tersebut, hanya lima orang yang dinyatakan positif Covid-19, kemudian angka penambahan harian Covid-19 setelahnya tetap menurun.

"Semoga di akhir tahun tren turun kasus oleh libur panjang ini bisa menjadi sebuah kedisiplinan," ucap Kang Emil.

Adapun mengenai wacana penghapusan libur panjang akhir tahun ini, Kang Emil mengatakan pihaknya hanya bertugas mengamankan dan memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Barat, Herawanto mengatakan upaya untuk membangkitkan optimisme terhadap peningkatan ekonomi telah membuahkan hasil.

Hal ini, kata Herawanto, ditorehkan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi Jabar dalam kuartal terakhir, kendati masih minus.

"Jadi, kebijakan PSBB yang diberlakukan secara PSBB mikro, jadi bukan yang besar, tapi mikro, yang kemudian target itu juga berdampak luar biasa positif termasuk terhadap tourism. Tourism kita catat akomodasi meningkat di kuartal ketiga, perdagangan juga ok," kata Herawanto.

Menurutnya, kondusivitas ekonomi dan penjagaan protokol kesehatan ini harus terus dijaga oleh Pemprov Jabar, termasuk untuk mengondusifkan perekonomian di masa depan.

"Itu sifatnya adalah jangka panjang, instan mungkin jelas tidak, tapi adalah menengah-panjangnya akan berasa. Jadi dua hal, kebijakan dari pemprov dan pemkab-pemkot terbukti telah meningkatkan gerak orang, transportasi dan pariwisata mulai meningkat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini