Penumpang Lion Air Melahirkan di Pesawat, Ini Prosedur Penerbangan untuk Ibu Hamil

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 406 2311671 penumpang-lion-air-melahirkan-di-pesawat-ini-prosedur-penerbangan-untuk-ibu-hamil-q8tAcTlfX5.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PENUMPANG Lion Air dalam perjalanan Merauke–Jayapura– Makassar– Jakarta. Anastasia Geavani melahirkan di pesawat. Bayinya selamat dan ibunya sehat.

Atas kejadian tersebut, Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengigatkan, kepada setiap penumpang harus selalu memberikan informasi secara rinci, jelas, sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat ketika proses pelaporan diri di counter check-in.

"Jika sedang hamil, sakit berat menular atau tidak menular atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan udara," tuturnya.

Regulasinya, tambah Danang, menerapkan ketentuan bagi ibu hamil usia kehamilan di atas 28 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis untuk ikut dalam penerbangan. Di usia kehamilan 36 minggu sudah tidak diperbolehkan terbang menggunakan pesawat terbang.

"Kondisi kesehatan pada umumnya tidak memerlukan surat izin medis. Namun untuk beberapa keadaan tertentu mewajibkan setiap penumpang mempunyai surat izin medis sebelum penerbangan," ungkapnya.

Meski demikian, tambah Danang, Lion Air selalu memberikan pelayanan terbaik, dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Lion Air juga menyatakan bahwa akan selalu patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini