Sport Tourism di Jatiluwih, Atraksi Seru Bareng Keluarga

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 25 2312182 sport-tourism-di-jatiluwih-atraksi-seru-bareng-keluarga-gqXaGfi8p9.jpg Foto: Dok Okezone

Sport tourism, konsep baru dalam pariwisata yang mengintegrasikan antara bidang olahraga dan wisata, diyakini menjadi solusi untuk mendorong perekonomian lokal #DiIndonesiaAja. Konsep ini menjadi salah satu alternatif wisata yang bisa dikembangkan di masa pandemi. Bahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan siap menggarap wisata olahraga untuk membangkitkan kembali pariwisata pascapandemi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, beberapa waktu lalu menjelaskan, potensi wisata olahraga di Indonesia sangat besar, dan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Olahraga juga bisa menjadi salah satu pendongkrak perekonomian nasional. Sport tourism telah menjadi tren pariwisata baru yang pasarnya luas, besar, dan akan memberikan dampak pada kegiatan ekonomi masyarakat.

Kegiatan berwisata #DiIndonesiaAja juga harus menjalankan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability) yang akan menjadi kebutuhan wisatawan. Sport tourism pasarnya sangat luas, Indonesia mempunyai banyak tempat indah untuk pengembangan sport tourism, mulai dari gunung, laut, dan danau. Selain alamnya indah, juga kaya akan seni dan budaya. Bisa dimanfaatkan untuk berbagai acara olahraga seperti terbang layang, menyelam, bersepeda, atletik, dan olahraga rekreatif lain.

Bagi kamu yang berencana wisata sport tourism, dapat mengunjungi Jatiluwih. Panorama alam Jatiluwih yang menjanjikan ketenangan membuat objek wisata alam yang berada di Kabupaten Tabanan Bali ini selalu menjadi tujuan berlibur bagi wisatawan. Di antara banyak objek wisata di Pulau Dewata, Jatiluwih salah satu yang paling populer, dengan luas 1000 hektare, dan luas persawahan sekitar 300 hektare. Kamu bisa menikmati pemandangan luar biasa sawah terasering yang begitu luas. Jatiluwih masuk dalam nominasi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.

Desa Jatiluwih berada di bawah Gunung Batukaru dengan ketinggian sekitar 800 mdpl di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Lokasinya berjarak 50 kilometer utara Denpasar atau sekitar 1,5 jam perjalanan dengan berkendara mobil atau sepeda motor. Desa Jatiluwih memiliki pemandangan area persawahan yang rapi dengan terasering berundak. Hamparan lahan hijaunya menjadi spot foto menarik bagi banyak orang. Udaranya sangat bersih dan sejuk. Menyaksikan pemandangan sawah dan merasakan suasana pedesaan yang asri adalah daya tarik unggulannya.

Selain memanjakan mata, kamu dan keluarga pun bisa melakukan hal-hal menarik lainnya. Berikut beberapa sport tourism di Jatiluwih:

1. Bersepeda sambil menikmati alam

Bersepeda atau cycling sedang digemari dan menjadi olahraga alternatif untuk meningkatkan imunitas tubuh. Menikmati alam sambil bersepeda bisa menjadi pilihan menarik untuk mengelilingi Jatiluwih. Ada beberapa spot yang menyediakan penyewaan sepeda. Tarif penyewaannya pun cukup murah dan terjangkau. Tak puas hanya memandang, kamu bisa menikmati kesegaran udara dengan bersepeda menyusuri pematang sawah. Ada beberapa jalan setapak yang bisa dilalui dengan bersepeda.

 

Okezone

2. Berkeliling Jatiluwih dengan Berkuda

Bagi kamu yang ingin menikmati Jatiluwih dengan cara berbeda, kamu pun bisa mencoba berkeliling dengan menunggang kuda. Kamu tak perlu khawatir, sepanjang perjalanan akan dipandu tour guide yang siap menemani. Kamu bisa menyewa jasa kuda untuk mengelilingi sawah terasering Jatiluwih. Selesai menunggangi kuda, kamu bisa menikmati kuliner di rumah makan yang tentunya menawarkan banyak makanan sedap.

3. Melakukan Aktivitas Pertanian

Desa wisata Jatiluwih memang menyajikan konsep pertanian, sehingga kamu pun bisa melakukan keseruan dengan mempelajari teknik pertanian, seperti mencangkul, nampadin (prosesi pembersihan sawah), ngelampit (membajak sawah), melasah (menyamakan tanah sawah), dan nandur (menanam padi).

 

Okezone

4. Trekking dan hiking

Selain memanjakan mata, Jatiluwih juga menawarkan spot-spot untuk sport tourism. Ya, kamu bisa menikmati alam sekaligus berolahraga, seperti trekking dan hiking di gunung sekitar Desa Jatiluwih. Trek dimulai dari jalan setapak kecil, sungai, sawah, dan perkebunan kakao dengan pemandangan sawah terasering terbaik di Pulau Bali. Di sini, kita juga bisa melihat rumitnya sistem irigasi milik para petani yang dikenal dengan istilah “Subak” di Bali.

5. Berburu sunrise

Dari spot-spot ketinggian, Jatiluwih juga menawarkan pemandangan sunrise yang penuh dengan sejuta pesona. Selain menyajikan pemandangan hijau dan udaranya yang sejuk di pagi hari akan semakin indah dengan pemandangan matahari terbit atau sunrise. Spot-spot sunrise ada di ketinggian. Namun, kamu juga bisa masuk ke pertengahan sawah. Jadi, dari spot manapun bisa menikmati sunrise selama masih tinggi tempatnya.

 

okezone

6. Berjalan kaki mengelilingi sawah

Bagi kamu yang senang berjalan dan sekaligus menggerakkan otot-otot yang kaku, kamu bisa mengililingi pedesaan dengan berjalan kaki sambil menyapa para petani dan penduduk sekitar. Menyusuri pematang sawah menjadi hal lazim yang dilakukan wisatawan untuk merasakan dan menyentuh langsung bulir-bulir tanaman padi yang eksotis ini.

 

Travelspromo.com

7. Berkeliling Jatiluwih dengan VW safari

Cara asyik menikmati pemandangan sawah di Jatiluwih juga bisa dilakukan dengan VW Safari. Dengan mobil terbuka, tentunya membuat kamu tetap santai sambil menyegarkan mata dan menikmati nuansa pedesaan. Kamu bisa menyewa mobil tersebut dan berkeliling desa bersama orang tercinta.

 

Gogonesia

Itulah beberapa sport tourism yang bisa kamu lakukan bersama keluarga saat berwisata di Jatiluwih. Jatiluwih sudah siap menerima para wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan. Datanglah ke Jatiluwih untuk menikmati keindahannya dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, hingga mengecek suhu tubuh secara berkala. Kamu juga bisa mendapatkan berbagai referensi wisata lainnya di sini.

(yao)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini