Selain Batu Bolong Pantai Mbawana, Ini 7 Objek Wisata yang Rusak Akibat Bencana

Salman Mardira, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 406 2312213 selain-batu-bolong-pantai-mbawana-ini-7-objek-wisata-yang-rusak-akibat-bencana-31NAU0Kc2U.jpg Pantai Mbawana sebelum ambruknya batu bolong (Instagram @exploreinusantara)

BATU bolong yang jadi ikon Pantai Mbawana di Kecamatan Kodi Balagahar, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) ambruk. Batu karang mirip gapura ini dilaporkan rata dengan tanah sejak Senin 16 November 2020, diduga kuat akibat gempa.

Ambruknya batu bolong Pantai Mbawana mengundang keprihatinan netizen. Maklum saja, pesona Pantai Mbawana tak bisa dilepaskan dari batu bolong, selain pantai pasir putih, tebing bebatuan dan laut biru.

Baca juga: Foto-Foto Sunset di Pantai Mbawana Sebelum Ambruknya Batu Bolong

Bencana alam memang bisa berdampak pada kerusakan, tak kecuali objek wisata. Gempa, tsunami, banjir, longsor adalah sederet petaka yang sering melumpuhkan pariwisata.

Berikut tempat-tempat wisata populer yang pernah rusak akibat bencana alam :

1. Pantai Lhok Nga

Pantai Lhok Nga adalah surga wisata bahari di Kabupaten Aceh Besar. Pantai pasir putih yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dengan panorama gunung-gunung hijau sangat eksotis. Ramai dikunjungi wisatawan terutama tiap akhir pekan maupun hari libur.

Saat tsunami dahsyat melanda Aceh pascagempa 9,2 SR, pada Minggu 26 Desember 2004, Pantai Lhok Nga habis tersapu gelombang. Warung-warung, pohon dan permukiman di sekitarnya rata dengan tanah. Dari atas udara terlihat bangunan yang tersisa hanya Masjid Rahmatullah Lampuuk yang terpaut 500 meter dari pantai. Ribuan orang meninggal dunia.

Baca juga: Viral Batu Bolong Ikon Pantai Mbawana Sumba Ambruk, Begini Penampakannya!

Pasca-tsunami, Pantai Lhok Nga ditata lagi menjadi lebih cantik dari sebelumnya. Fasilitasnya juga lebih lengkap. Sekarang, pantai ini kembali ramai. Bukan hanya wisatawan lokal, turis asing juga doyan ke sini.

2. Pantai Tanjung Lesung

Pantai Tanjung Lesung yang masuk Kawasan Ekonomi Khusus di Pandeglang, Banten luluh lantak dihantam tsunami 22 Desember 2018 akibat letusan Gunung Anak Krakatau. Sebagai lokasi wisata, malam kejadian ada penampilan group band Seventeen di pantai ini.

Tapi, tsunami menyapu apa saja di pesisir Banten. Panggung konser juga turut diseret gelombang. Tiga personel Seventeen meninggal bersama ratusan korban lainnya.

ilustrasi

Pantai Tanjung Lesung (Okezone.com/Dimas)

Kawasan ini sedang dikembangkan sebagai destinasi prioritas. Bencana membuyarkan semua. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 miliar.

Tapi kini, Pantai Tanjung Lesung sudah ditata lagi. Pesonanya tetap menarik wisatawan.

3. Gili Trawangan

Kawasan wisata Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat mengalami kerusakan parah akibat gempa Lombok Juli dan Agustus 2018. Banyak bangunan termasuk hotel-hotel roboh. Maklum pusat gempa berada dekat kepulauan tersebut.

Baca juga: Deretan Desa Adat di Indonesia yang Jadi Destinasi Wisata Unik

Wisatawan yang sedang bertamasya di Gili Trawangan dievakuasi dari pulau tersebut. Gili Trawangan bak pulau mati yang tak berpenghuni.

ilustrasi

Gili Trawangan

Beberapa bulan kemudian, Gili Trawangan pulih setelah sejumlah infrastruktur yang rusak direhabilitasi. Pulau cantik ini pun kembali jadi destinasi wisata.

4. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani salah satu gunung terindah di Indonesia. tak heran jika gunung setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berdiri kokoh di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat ini selalu diserbu pendaki dari dalam maupun luar negeri.

Petaka terjadi saat gempa dahsyat mengguncang Lombok pada Juli dan Agustus 2018. Gunung ini mengalami longsor parah. Jalur utama pendakian Senaru dan Sembalun terpaksa ditutup.

Lebih dari 200 pendaki terjebak di Rinjani saat itu dan harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

5. Pantai Talise dan Jembatan Ponulele

Pantai Talise merupakan wisata bahari populer di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Pantai ini hancur diterjang tsunami yang menyapu pesisir barat Sulawesi pada 28 September 2020.

Tsunami yang muncul setelah gempa M7,4 ini paling parah melanda Palu dan Donggala. Korban jiwa lebih 2 ribu orang, termasuk beberapa wisatawan yang sedang menikmati Pantai Talise.

Selain Pantai Talise, Jembatan Ponulele yang jadi ikon wisata Kota Palu juga roboh diterjang gelombang tsunami. Jalur transportasi yang membentang di Teluk Talise itu terputus. Pemerintah sedang membangun kembali jembatan ini.

ilustrasi

Sisa sampah tsunami di Palu (Okezone.com/Taufik)

6. Wisata Santirah Pangandaran

Objek wisata alam Santirah atau Green Santirah di Desa Salasari, parigi, Pangandaran, Jawa Barat terkenal dengan sungai dan tebing-tebing curam serta gua. Lokasi ini salah satu spot river tubing atau arung jeram. 

Saat banjir bandang melanda, Senin 27 Oktober 2020, lokasi wisata ini remuk diterjang bah. Fasilitas wisata di kawasan ini rusak parah, beberapa bangunan seperti shelter dan warung hanyut.

7. Wisata Sungai Landak 

Banjir bandang, pada Rabu 18 November 2020, ikut merusak destinasi wisata Sungai Landak di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Air bah menghanyutkan puluhan pondok, penginapan, dan tempat berfoto.

Kawasan Sungai Landak selama ini merupakan objek wisata alam. Air sungainya jernih. Pemandangannya eksotis dengan tebing batu, gua, serta pepohonan hijau hutan Leuser.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini