Begini Progres Pembangunan Infrastruktur Wisata di Loh Buaya Pulau Rinca

Antara, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 406 2312517 begini-progres-pembangunan-infrastruktur-wisata-di-loh-buaya-pulau-rinca-cnmFdnB7zW.jpg Komodo (Okezone)

PROSES pembangunan sarana dan prasana (Sarpras) wisata alam di lembah Loh Buaya, Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang dilakukan Kementerian PUPR saat ini sudah mencapai 35 persen.

"Penataan Sarpras wisata alam di lembah Loh Buaya, Pulau Rinca sampai 31 Oktober sudah mencapai 35 persen dari rencana yang akan selesai pada Juni 2021," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang Nistyantara, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Kepala Taman Komodo: Tak Ada Pembangunan Jurassic Park di Pulau Rinca

Pembangunan sarpras di lembah Loh Buaya mendapat izin lingkungan pada 4 September 2020, dan sesuai dengan Permen LHK Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup.

Menurut dia, saat ini penataan tengah memasuki tahap pembongkaran bangunan eksisting dan pembuangan puing, pembersihan pile cap dan tiang pancang.

Dia mengatakan, sebanyak 5 hingga 10 ranger per hari ditugaskan untuk mengamankan satwa dan pekerja selama proses pembangunan.

Mengenai fasilitas yang dibangun, dia mengatakan, Dermaga Loh Buaya, pengaman pantai, Evelated Deck, pusat informasi, pondok ranger/peneliti/pemandu berada pada lokasi sarana prasana yang lama.

Baca juga: Pulau Rinca Ditutup, Ini 6 Fakta Unik Komodo yang Wajib Diketahui

Dia menambahkan pembangunan sarpras berada pada lokasi eks sarpras lama pada ruang publik di zona pemanfaatan areal seluas 1,3 hektare.

Sebelumnya pembangunan sarpras di Loh Buaya yang dikenal sebagai proyek ‘Jurassic Park’ menuai kritik terutama dari aktivis lingkungan karena dikhawatirkan mengancam habitat dan kehidupan komodo. Pulau Rinca dikenal sebagai habitat komodo.

Kritik makin kencang terdengar setelah viralnya foto komodo mengadang truk pengangkut material untuk pembangunan sarpras di Pulau Rinca. Tagar #savekomodo jadi trending di media sosial. Bahkan muncul petisi online diteken ratusan ribu netizen yang mendesak Presiden Jokowi menghentikan proyek ‘Jurassic Park’ di Pulau Rinca.

Tapi, Lukita menyangkal adanya pembangunan ‘Jurassic Park’. "Tidak ada pembangunan ‘Jurassic Park’ di Pulau Rinca. Kalau ada pembangunan, jangan kan masyarakat, saya orang pertama yang akan menentang," katanya, Senin lalu.

Menurutnya kawasan yang dibangun sarpras ini merupakan kawasan selama ini dijadikan sebagai area pembangunan berbagai fasilitas milik Taman Nasional Komodo.

"Jadi bangunan lama yang dibongkar kemudian di bangun sarana yang lebih aman, baik untuk wisatawan maupun petugas di pulau itu. Jadi tidak benar, seolah-olah Pulau Rinca itu akan diubah total, sehingga mengganggu biawak Komodo," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini