Prabu Revolusi: Vaksin Covid-19 Bisa Mengubah Wajah Pariwisata dengan Cepat

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 406 2313137 prabu-revolusi-vaksin-covid-19-bisa-mengubah-wajah-pariwisata-dengan-cepat-j9TIpVOPpE.jpg Prabu Revolusi. (Foto: Instagram @praburevolusi)

VAKSIN Covid-19 masih terus diuji coba di Indonesia dan diperkirakan bisa digunakan akhir tahun atau awal 2021. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meyakini vaksin Covid-19 bisa menjadi berkah bagi sektor pariwisata untuk bangkit kembali.

Masa pandemi Covid-19 belum usai, namun Kemenparekraf terus berusaha mengembalikan kepercayaan wisatawan. Salah satunya mendorong menerapan protokol berbasis kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup atau CHSE pada destinasi wisata agar wisatawan aman bertamasya di tengah wabah cirus corona.

Juru Bicara Kemenparekraf Prabu Revolusi menilai bahwa jika vaksin Covid-19 belum ada, second wave atau gelombang kedua corona bisa saja terjadi. Saat ini, Kemenparekraf masih menunggu dan melihat perkembangannya dari segala sisi.

"Semua wait and see (melihat dan menunggu), masing-masing negara sudah melakukan. Ada yang bilang sudah aman tiba-tiba second wave. Kita juga belum tahu kapan vaksin Covid-19 ada dan ancaman second wave ke masyarakat ada," kata Prabu saat ditemui di Hotel Milenium Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga: Jelang Libur Panjang, Pengelola Wisata di Yogyakarta Diminta Ketat Berlakukan Prokes

Menurutnya, jika vaksin Covid-19 ada tentu bisa mengubah semuanya. Termasuk di sektor pariwisata yang sempat terpuruk akibat corona dan kini perlahan-lahan mulai bangkit lagi.

"Vaksin Covid-19 ada, tentu mengubah wajah pariwisata dengan cepat. Sekarang berandai-andai pandemi masih panjang karena vaksin belum ada," kata mantan pembawa berita ini.

Kehadiran vaksin Covid-19, ungkap Prabu, bahkan dibahas di rapat Menparekraf Wishnutama dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo. Vaksin Covid-19 juga menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk menghidupkan kembali pariwisata.

"Vaksin jadi momentum banget. Kita tingggal tunggu, saat vaksin ada smua berubah, target berubah pasti. Pandemi enggak hanya hanya kegiatan berubah, tapi anggaran," bebernya.

"Kegiatan pariwisata di luar ditarik semua, konser juga tiba-tiba cancel. Semua ada perubahan strategi. Begitu ada vaksin pasti ada perubahan lagi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini