5 Destinasi Wisata Populer di Sleman, Candi Prambanan hingga Bukit Klangon

Ilham Rachmatullah, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 408 2313237 5-destinasi-wisata-populer-di-sleman-candi-prambanan-hingga-bukit-klangon-fBl3KFsHLY.jpg Candi Sewu Prambanan saat perayaan Waisak 2017 (ANTARA)

SLEMAN menawarkan beragam destinasi wisata mulai dari situs sejarah, budaya, hingga keindahan alam yang keren. Tak heran bila kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta ramai dikunjungi wisatawan terutama pada akhir pekan.

Bagi pencinta kuliner, Sleman juga punya banyak spot wisata kuliner dengan aneka makanan khas. Ada gudeg, nasi kucing, sate klatak dan lainnya.

Baca juga: Deretan Tempat Wisata ala Korea di Indonesia, Pencinta Drakor Silakan Masuk!

Berikut 5 destinasi wisata populer di Sleman seperti dikutip dari akun Twitter @Bunkbnb :

Candi Prambanan

Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi atau pada masa Dinasti Sanjaya. Candi Pada 1991, Candi Prambanan ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO.

Candi Prambanan tak lepas dari cerita rakyat Roro Jongrang. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti atau tiga dewa utama Hindu, yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa.

ilustrasi

Candi Prambanan (Okezone.com/Alan)

Kompleks Candi Prambanan terletak di Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Arsitektur bangunannya berbentuk tinggi dan ramping dengan Candi Siwa sebagai candi utama yang memiliki ketinggian mencapai 47 meter.

Hal menarik di Candi Prambanan ini adalah terdapat relief bercerita. Relief pada bagian Candi Trimurti memiliki dua kisah yaitu mengenai Ramayana dan Krishnayana.

“Kalian bisa menikmati sunset dan pentas Sendratari Ramayana pada malam hari di kawasan Candi Prambanan ini” tulis keterangan akun twitter @Bunkbnb.

Untuk tarif tiket masuk Candi Prambanan Rp50.000 untuk orang dewasa, anak-anak dikenakan biaya Rp25.000.

Situs Ratu Boko

Situs Ratu Baka atau Candi Ratu Boko merupakan situs purbakala yang terletak sekitar 3 kilometer di sebelah selatan dari Candi Prambanan, tepatnya di Jalan Piyungan–Prambanan Km2, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman.

Kawasan ini terletak di atas perbukitan pada ketinggian 196 meter. Ratu Boko sebenarnya bukan sebuah candi, melainkan reruntuhan sebuah kerajaan di masa lalu.

Diperkirakan situs Ratu Boko dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha, namun kemudian diambil alih oleh raja-raja Mataram Hindu. Peralihan pemilik inilah yang kemudian menyebabkan bangunan Kraton Boko dipengaruhi oleh Hinduisme dan Buddhisme.

ilustrasi

Candi Ratu Boko (Shutterstock)

Di situs ini anda akan menemukan sebuah prasasti berangka tahun 792 masehi yang dinamakan prasasti Abhayagiriwihara. Prasasti Abhayagiriwihara ditulis menggunakan huruf pranagari, yang merupakan salah satu ciri prasasti Buddha.

Kawasan situs Ratu Boko bisa dibilang sebagai kawasan kerajaan di masa lalu yang lengkap. Dimana kompleks bangunan ini terdiri dari gerbang pintu masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian dan pagar pelindung.

Daya tarik utama di kawasan ini adalah menikmati sunset atau matahari terbenam yang begitu cantik dan menawan, bahkan para wisatawan rela menunggu untuk mendapatkan momen indah tersebut.

Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik dibanderol Rp40.000 per orang untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak. Sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan biaya masuk sebesar Rp350.000 untuk dewasa dan Rp210.000 untuk anak-anak.

Tebing Breksi

Tebing Breksi merupakan tempat wisata yang terbilang baru dari destinasi wisata lainnya yang ada di Kabupaten Sleman. Lokasinya sendiri berada di Jalan Desa Lengkong, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman.

Pada awalnya lokasi tebing breksi ini merupakan area tambang batu breksi yang menjadi sumber pendapatan warga sekitar.

Namun pada Mei 2015, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengubah taman tebing breksi menjadi salah satu lokasi cagar budaya dan bertransformasi menjadi objek wisata di Yogya yang cukup populer dan disukai banyak wisatawan.

“Dulunya ini bekas tambang batu breksi penduduk setempat, krn bagus jd dibikin tempat wisata deh, dibikin ukiran dan semacamnya” tulis akun @Bunkbnb

Di lokasi ini, saat naik hingga ke puncak tebing, anda akan melihat pemandangan alam yang indah sekaligus. Diantaranya, Candi Barong, Gunung Merapi, Candi Prambanan dan lanskap Kota Yogyakarta dari ketinggian.

Untuk jam berkunjung ke kawasan tebing breksi, buka dari Selasa–Minggu pukul 06.00–20.00 WIB. Untuk tiket masuknya dikenakan biaya Rp5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp10.000 untuk wisatawan mancanegara.

Bukit Klangon

Bukit Klangon memiliki nama asli yaitu Wisata Alam Bukit Glagaharjo dan berada di kaki Gunung Merapi. Sajian alam yang indah dengan perbukitan hijau dan lanskap Gunung Merapi, kawasan ini juga sering dijadikan trek sepeda gunung yang memacu adrenalin. Di kawasan ini juga menyediakan trek sepanjang 20 Km untuk anda yang hobi bersepeda ekstrem atau downhill.

Bukit Klangon berada pada ketinggian 1.100 mdpl. Dari lokasi ini, anda dapat menyaksikan pemandangan luar biasa dari megah dan gagahnya Gunung Merapi dan juga panorama alam di sekitar bukit. Memiliki udara yang sejuk dan asri, kawasan ini juga menjadi lokasi yang tepat untuk berkemah atau camping.

Di kawasan ini juga terdapat gardu pandang yang terbuat dari kayu dengan ketinggian 5 meter, di sini anda bisa lebih dekat menyaksikan pemandangan alam sekitar yang memukau dan megahnya gunung merapi yang berdiri kokoh.

Harga tiket masuknya sekitar Rp5.000 per orang. Untuk anda yang ingin berkemah dikenakan biaya Rp10.000 per orang dan untuk mencoba trek donwhill atau bersepeda dikenakan biaya Rp15.000 per sepeda.

The World Landmark, Merapi Park

Objek wisata ini berada di Jalan Kaliurang, Km 22, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. The World Landmark Merapi Park ini menyuguhkan berbagai macam miniatur bangunan dan landmark dari berbagai negara yang terkenal di dunia, seperti Menara Pisa di Italia, Bigben di London, pagoda, kincir angin Belanda, Menara Eiffel di Paris dan masih banyak lagi.

Miniatur dan landmark tersebut dikelilingi oleh taman bunga berwarna-warni yang indah dan cantik, sangat cocok untuk background foto anda yang instagramable. Terdapat banyak spot foto yang menarik lainnya di lokasi wisata yang dibuka sejak 25 juni 2017 ini.

Untuk harga tiket masuk dan menikmati beberapa spot foto di Merapi Park ini, pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp15.000 per orang dan bisa puas mengitari dan mengeksplor kawasan ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini