Jember Fashion Carnaval Jadi Ajang Anak-Anak Pamerkan Karya

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 406 2313523 jember-fashion-carnaval-jadi-ajang-anak-anak-pamerkan-karya-0ivmkSdtx0.jpg JFC

JEMBER Fashion Carnaval (JFC) yang berlangsung di Jember, Jawa Timur menjadi event tahunan yang selalu ditunggu-tunggu wisatawan. Namun karena pandemi Covid-19, perhelatan karnaval termegah di Tanah Air ini harus diselenggarakan virtual.

Jember Fashion Carnaval bahkan menjadi karnaval terbaik di Asia yang menggandeng banyak negara di setiap perhelatannya. Karnaval busana tahunan ini digagas mendiang Dynand Fariz dan selalu menampilkan karya unik.

Tahun ini Jember Fashion Carnaval dihelat pada 22 November 2020, memprakarsai acara World Kids Carnival 2020 (WKC) 2020. Dengan menggandeng NPO WKM (World Kids Museum) dari Jepang. Nuansa acara pun tentu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Deputi Event Director di Yayasan JFC Budi Setiawan atau Mas Iwan mengatakan, meskipun pandemi Covid-19, JFC tak ingin kehilangan momentum untuk bertemu dengan seniman dari banyak negara. Meski diselenggarakn virtual, diharapkan tetap bisa menjawab kerinduan untuk menyapa masyarakat Indonesia.

 jfc

"Kami tidak ingin kehilangan momentum untuk mampu menghadirkan sebuah karya kebanggaan Indonesia bagi dunia. Kami mencoba untuk membuat karya dengan konten menarik dengan pesan yang sangat kuat yang dikirim kepada Indonesia dan dunia," kata Mas Iwan saat press conference webinar, baru-baru ini.

Baca Juga: Wishnutama Beri Penghargaan ke UMKM: Belilah Produk-Produk Indonesia

Baca Juga: Prabu Revolusi: Vaksin Covid-19 Bisa Mengubah Wajah Pariwisata dengan Cepat

Iwan menambahkan, festival dihelat untuk menyemangati masyarakat dunia agar tetap mampu berkarya di masa pandemi. Selama event, protokol kesehatan wajib diterapkan oleh siapa saja.

"Protokol kesehatan yang benar tetap diterapkan melalui event karnaval anak-anak yang mengangkat tema persaudaraan seluruh bangsa di dunia. Serta anak-anak adalah penerus masa depan," tambahnya.

WKC 2020 akan melibatkan ratusan anak-anak dari 12 negara. Mereka nantinya melakukan parade dengan kostum unik. Negara-negara yang ambil bagian dalam ajang ini antara lain Indonesia Jepang, India dan Filipina (dari benua Asia); Kanada (Amerika); Hungaria, Serbia, Bosnia Herzegovina (Eropa); serta Pretoria, Senegal dan Nigeria (Afrika).

"Kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal hadirnya kegiatan berkelanjutan yang bersifat internasional yang secara konsisten semakin membangun hubungan persaudaraan anak-anak di seluruh dunia," ucap Iwan.

Event Director JFC Bubah Alvian menambahkan, JFC selalu dinantikan banyak kalangan, khususnya generasi milenial. Menurutnya, acara ini patut menjadi simbol perdamaian dunia dan menggali potensi banyak karya di masa pandemi.

"JFC ini bukan hanya ajang untuk membuat kostum karnaval, tapi ada hal lain yang sangat keren banget ini. Menurut saya ini wajib diikuti oleh para milenial dan bisa mengenal Jember dari dekat," ucapnya.

Nnatinya, JFC juga selalu bisa ikut memajukan perekonomian Jember dan juga Indonesia. Selain itu, anak muda juga semakin mudah mengenal budaya Indonesia dari berbagai belahan negeri.

"Harapannya semakin banyak anak-anak muda bukan dari Jember saja, tapi berbagai belahan kota di Indonesia bisa bergabung dengan JFC," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini