Waktu Kunjungan di Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Soekarno Ditambah

Antara, Jurnalis · Senin 23 November 2020 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 406 2313949 waktu-kunjungan-di-benteng-marlborough-dan-rumah-pengasingan-soekarno-ditambah-gRGMbbhKIF.jpg Benteng Marlborough Bengkulu (Antara/Carminanda)

PEMERINTAH Provinsi Bengkulu menambah waktu kunjungan di dua destinasi wisata, yaitu Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno, hingga pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, sejak dibuka kembali pada Juli 2020, waktu kunjungan di dua situs bersejarah tersebut hanya sampai pukul 15.00 WIB.

"Sekarang waktu kunjungan ditambah dan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari pukul 17.00 WIB," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan di Bengkulu seperti dilansir dari Antara, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Napak Tilas Sejarah di 4 Taman Air Peninggalan Raja-Raja

Ia menjelaskan penambahan waktu kunjungan di dua destinasi wisata sejarah di Kota Bengkulu itu berdasarkan surat pemberitahuan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jambi nomor: 1728/F7.7/HM/2020 tanggal 17 November 2020.

Intinya, kata Irsan, surat tersebut berisi dukungan dari pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jambi untuk penambahan waktu kunjungan di Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno.

"Sebelumnya kami memang menyurati pihak balai dengan nomor: 556/092/DISPAR/2020 perihal penambahan jam kunjungan bagi wisatawan ke Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno dan mereka mendukung," ucap dia.

Ia menambahkan wisatawan yang berkunjung ke dua destinasi wisaya sejarah itu tetap diminta menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Hari Pahlawan, Ini 6 Kuliner Favorit Presiden Soekarno

Wisatawan yang ingin berkunjung ke dua situs bersejarah itu wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Irsan berharap dengan ditambahnya waktu kunjungan ke objek wisata ini dapat kembali meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bengkulu.

Dengan begitu, kata dia, perekonomian di Bengkulu pun diharapkan akan kembali bangkit, seiring dengan kembali meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini