New Normal, Wisatawan Enggak Perlu Takut Lagi ke Kedai Kopi

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 23 November 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 406 2314092 new-normal-wisatawan-enggak-perlu-takut-lagi-ke-kedai-kopi-bazD1fOMIB.jpg Wishnutama ditemani Prabu Revolusi berkunjung ke kedai kopi di Jakarta. (Dewi/Okezone)

PROTOKOL CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Security Protocol) dipromosikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam menghidupkan pariwisata Indonesia. Protokol Covid-19 di new normal tak hanya diterapkan di tempat wisata, namun juga kedai kopi.

Menparekraf Wishnutama menegaskan, protokol CHSE dibuat agar dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat menggunakan fasilitas hotel dan restoran. Dia bahkan memberikan sertifikasi CHSE kepada salah satu kedai kopi di ibu kota.

"Sertifikasi CHSE dapat meningkatkan rasa aman di masa pandemi ini untuk kita kembali ke restoran, kedai kopi, hotel dan tempat wisata," katanya di kawasan Cipete, Minggu 22 November 2020.

 Chse

Wishnutama menyebutkan, kedai kopi dan restoran perannya sangat besar di sektor pariwisata. Di Jakarta sudah ada 352 hotel dan restoran yang tersertifikasi CHSE. Terdiri dari 205 hotel dan 120 restoran dari total 902 pendaftar.

 

Kemenparekraf telah melaksanakan program sertifikasi CHSE gratis bagi industri pariwisata di 34 provinsi di Indonesia. Sampai saat ini, kata Wishnutama, ada 7.999 pelaku pariwisata mendaftar sertifikasi gratis ini.

Setiap tempat harus menjawab 90 pertanyaan secara online jika ingin mendapatkan sertifkasi. Syarat tersebut wajib dipenuhi, kemudian diaudit dan sudah diselaraskan dengan berbagai macam organisasi pariwisata dunia, seperti UNWTO dan TTCI, serta Kementerian Kesehatan.

"Secara umum pelaksanaan sangat baik yang penting aman dan sesuai yang diperlukan saat ini. Dengan sertifikasi, semua di bidang pariwisata termasuk restoran hotel ini bisa bangkit kembali," tambahnya.

Setiap tempat yang lolos sertifikasi, ungkap Wishnutama, wajib menerapkan protokol CHSE. Seperti wajib masker, jaga jarak hingga mewajibkan pengunjung cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Pada kesempatan sama, Direktur Toko Kopi Tuku Andanu Prasetyo sangat senang mendapatkan sertifikasi CHSE. Menurutnya, sertifikasi ini sangat membantu bisnisnya sehingga makin dipercaya pelanggannya.

"Kami mendapat sertifikasi ini kurang dari 1 bulan. Proses pendaftarannya mudah, informasinya jelas. Dengan sertifikasi CHSE, kami siap dan akan berupaya menjamin kesehatan, keselamatan, dan keamanan tiap orang yang berkunjung ke toko kopi kami,” kata pria yang biasa disapa Tyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini