Pemkab Mojokerto Gandeng Polisi Tanam Pohon di Lokasi Wisata Pegunungan

Antara, Jurnalis · Senin 23 November 2020 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 406 2314151 pemkab-mojokerto-gandeng-polisi-tanam-pohon-di-lokasi-wisata-pegunungan-jjaqwj9WXM.JPG Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo saat melakukan penanaman pohon di lokasi wisata (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Jawa Timur menggandeng aparat Kepolisian setempat dalam rangka melakukan penanaman pohon di lokasi wisata pegunungan. Langkah ini sebagai upaya mengantisipasi terjadinya bencana tanah longsor.

Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo mengungkapkan, lingkungan alam yang hijau sebagai salah satu kebutuhan manusia yang wajib dicukupi.

"Untuk mewujudkannya, diperlukan kepekaan dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan alam tetap hijau. Salah satunya dengan gerakan menanam pohon," katanya saat penanaman pohon.

Baca juga: Waktu Kunjungan di Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Soekarno Ditambah

Kegiatan penghijauan bertema "Penanaman Sejuta Pohon demi Mojokerto yang Sehat, Hijau dan Bersahabat" ini berlangsung di Wisata Alam Sari dan Perum Perhutani, Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Minggu, 22 November 2020.

Menurut Himawan, keseimbangan alam sangatlah penting, seperti laut tidak pernah kekurangan ikan, padahal tidak pernah menabur bibitnya.

"Pohon yang tumbuh juga tidak menuntut untuk menyiram. Dia mampu hidup sendiri dengan kemurahan alam. Tapi manusia kadang menyalahgunakan. Padahal, udara bersih disuplai dari situ dan akan terus berlanjut," kata dia.

Hal senada disampaikan Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander. Dalam arahannya ia menyatakan jika lingkungan alam yang terjaga kehijauannya adalah harta berharga bagi jalannya kehidupan seimbang makhluk hidup.

"Tanggal 21 November kemarin adalah hari pohon sedunia. Jadi hari ini juga melaksanakan penanaman sejuta pohon. Kegiatan ini penting, untuk menjaga ekosistem lingkungan sebagai harta berharga kita. Dengan menanam mulai sekarang, manfaatnya bakal dirasakan dua tiga tahun lagi, bahkan lebih," ujar Kapolres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini