Pulas Garden, Tempat Wisata di Banjarnegara dari Limbah Sampah

Ika Widi Oktavina, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 408 2314707 pulas-garden-tempat-wisata-di-banjarnegara-dari-limbah-sampah-w3Rhy88WRI.jpg Pulas Garden. (Foto: YouTube iNews Lintas iNews)

SIAPA sangka seluruh dekorasi cantik yang terpasang di tempat wisata ini menggunakan limbah sampah dan barang bekas loh. Jika penasaran, Anda bisa berkunjung ke Pulas Garden, tempat wisata di Banjarnegara.

Ya, limbah merupakan sumber masalah bagi lingkungan. Namun tempat wisata di Banjarnegara ini berhasil menyulap limbah menjadi spot kekinian yang indah.

Barang bekas tidak selamanya jadi sampah. Di tangan kreatif, barang bekas bisa menjadi objek wisata menarik dan unik seperti halnya Pulas Garden yang terletak di Desa Sipedang, Banjarmangu, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Terdapat ban bekas disulap menjadi jalanan dan pot hingga ornamen hiasan dari bambu yang di cat berwarna-warni. Menyediakan banyak spot foto menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama para milenial.

Selain itu, lahan seluas 1,5 hektar ini juga dimanfaatkan menjadi taman edukasi. Tidak hanya menyuguhkan panorama hijaunya alam dan udara sejuk pegunungan, di Pulas Garden juga terdapat 234 jenis tanaman obat keluarga (toga). Jadi para wisatawan bisa berwisata sambil belajar.

Baca Juga: New Normal, Wisatawan Enggak Perlu Takut Lagi ke Kedai Kopi 

Adapun penamaan Pulas sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti pewarna. Harapannya Pulas Garden ini bisa mewarnai pariwisata di Kabupaten Banjarnegara serta mengubah desa miskin menjadi desa yang mampu dan mandiri.

"Di sini spot-spot buat selfienya itu kreatif, dari bambu dan limbah yang sudah enggak terpakai," ujar Iis Sholehah, salah satu pengunjung, dikutip dari Lintas iNews, Senin (9/11/2020).

 

Sebagai sarana edukasi, setiap jenis tanaman diberikan tanda nama sekaligus deskripsi dan khasiatnya masing-masing. Sehingga pengunjung dapat mengetahui manfaat dari tanaman-tanaman tersebut.

"Kita di sini juga bisa mempelajari tanaman-tanaman toga. Terlebih sekarang masa pandemi, kita bisa mempelajari tentang tanaman-tanaman yang bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh," ujar Vena Oktavia, salah satu pengunjung, dikutip dari Lintas iNews, Senin (23/11/2020).

Destinasi ini buka setiap hari pukul 07.30–17.00 WIB. Hanya dengan membayar tiket masuk Rp10.000 saja, Anda sudah bisa menikmati hijaunya pemandangan taman di pegunungan sekaligus menambah pengetahuan tentang tanaman obat yang dipercaya memiliki khasiat bagi tubuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini