Ingin Pariwisata Bali Bangkit Lagi? Penuhi Syarat Ini

Antara, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 406 2314891 ingin-pariwisata-bali-bangkit-lagi-penuhi-syarat-ini-EjP97fj64E.jpg Pantai Tegal Wangi di Jimbaran, Kuta Selatan, Bali (Foto: blog.reservasi.com)

BADAN Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar, Bali optimistis jika pariwisata Pulau Dewata bakal kembali bangkit di tengah hantaman pandemi Covid-19. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan yakni dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kami optimistis sektor pariwisata akan kembali bangkit ke depannya. Namun dalam tatanan adaptasi baru akan lebih mengutamakan protokol kesehatan (prokes) dan strategi 3T (tracing/penelusuran, testing/pengujian dan treatment/perawatan)," ungkap Ketua BPPD Kota Denpasar, Ida bagus Gede Sidharta Putra.

Dijelaskannya, wacana dibukanya penerbangan internasional menjadi angin segar bagi geliat pariwisata di Bali.

Meski begitu, diperlukan sebuah upaya berkelanjutan dan terintegrasi untuk mendukung pulihnya pariwisata di Bali yang bermuara pada bergeraknya perekonomian tersebut.

Baca juga: Sederet Danau Angker di Pulau Jawa, Nomor 3 di Belakang Istana Bogor

"Saya mengingatkan kepada elemen pariwisata bahwa pentingnya konsistensi penerapan standar protokol kesehatan CHSE (Cleanliness/kebersihan), Health/kesehatan, Safety/keamanan), dan Environment/ramah lingkungan). Langkah ini sebuah upaya untuk meyakinkan wisatawan agar memilih Bali khususnya Denpasar sebagai salah satu tujuan utama wisata di Bali," paparnya.

Dirinya berharap langkah pemerintah untuk terus mengoptimalkan strategi 3T, dalam memerangi Covid-19 terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Strategi 3T lanjut Sidharta, sama sekali tidak membantu jika warga masyarakat kurang mematuhi kaidah saat memasuki situasi adaptasi normal baru.

"Karena adaptasi kebiasaan baru memberikan penekanan pada tiga hal penting, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," imbuhnya.

Oleh karenanya, pihaknya telah mendorong agar tes lanjutan (swab test) lebih masif untuk membantu mendukung data rencana membuka penerbangan internasional. Data yang memperkuat keamanan dari Covid-19 dapat diterima secara internasional.

Tentunya langkah tersebut diharapkan meyakinkan wisatawan datang kembali ke Bali, khususnya Kota Denpasar.

Selain upaya untuk memastikan bahwa berwisata di Bali aman dari penularan Covid-19, upaya pembenahan dan penataan akomodasi pariwisata dan destinasi juga harus dioptimalkan.

Hal ini lantaran langkah tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjaga keberlanjutan kepariwisataan di Bali secara umum dan Kota Denpasar khususnya.

"Walau kondisi tidak mudah dari akibat pandemi Covid-19, perbaikan fasilitas penunjang pariwisata harus tetap dilakukan, sehingga ketika saat normal semuanya sudah siap dikunjungi wisatawan," tutup Sidharta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini