Protokol CHSE Harus Jadi Gaya Hidup demi Pariwisata Berkelanjutan

Antara, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 406 2314918 protokol-chse-harus-jadi-gaya-hidup-demi-pariwisata-berkelanjutan-y2wnSXKThw.JPG Penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata (Foto: Kemenparekraf)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Denpasar, Bali, mendorong penerapan protokol Clean, Health, Safety and Environment (CHSE) di berbagai tempat wisata. Penegasan itu disampaikan saat pemberian sertifikat kepada pelaku usaha dan destinasi pariwisata.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pandemi Covid-19 berdampak besar bagi pelaku industri pariwisata, sehingga perlu mempersiapkan segala sesuatunya terkait kepatuhan CHSE.

"Dalam mendukung program tersebut diperlukan bimbingan teknis (bimtek) CHSE yang bertujuan menambah pengetahuan, pemahaman dan strategi bagi sumber daya manusia pariwisata dalam adaptasi kebiasaan baru," kata Hendaryana.

Baca juga: Deretan Pantai-Pantai Eksotis di Bali Selatan, Pesonanya bak Surga

Bimtek CHSE ini turut menghadirkan pembicara Ida Bagus Purwa Sidemen Direktur Eksekutif PHRI Bali, Agus Made Oka Iswara Ketua IGHMA Bali, I Gusti Ngurah Dharma Suyasa dari CEO Fresh Water Asia dan Ketut Swastika dari Education Commites of Indonesian Chef Assosiation.

"Bimtek CHSE yang diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari unsur hotel, restoran, praktisi, akademisi pariwisata di Kota Denpasar diharapkan dapat memberikan jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan," paparnya.

Sementara, Pjs Sekda Kota Denpasar, I Made Toya mengatakan, Pemkot Denpasar gencar mendorong penerapan prorokol kesehatan berbasis CHSE sehingga setelah pelaksanaan bimtek CHSE ini dapat menambah daya tarik wisata di Kota Denpasar.

"Dengan penerapan CHSE akan meningkatkan kualitas, daya saing dan reputasi industri dan daya tarik pariwisata sehingga penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE ini harus menjadi gaya hidup untuk menjamin kesehatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat dan juga wisatawan," ujar Made Toya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini