Promosikan Wisata Sangkulirang, Kaltim Bidik Turis Mancanegara

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 406 2315392 promosikan-wisata-sangkulirang-kaltim-bidik-turis-mancanegara-r8eXXNk3Nc.jpg Wisata alam di Kaltim. (Foto: Dimas/Okezone)

KEPALA Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Sri Wahyuni menyatakan bahwa pemerintah setempat akan fokus membenahi kualitas pariwisata Kaltim di 2021. Hal ini menyusul terjadinya pergesaran pola wisata di Indonesia dari mass tourism menjadi quality tourism.

Konsep quality tourism atau wisata berkualitas sejatinya memang sangat pas diterapkan di Kalimantan Timur yang selama ini mengedepankan wisata minat khusus berbasis wild life, alam, dan budaya. Maka dari itu, Pemprov Kaltim berencana memanfaatkan kondisi pascapandemi Covid-19 untuk membenahi kualitas pariwisata di daerah mereka.

Salah satunya memastikan penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environemental and Sustainability) di destinasi wisata benar-benar berjalan dengan baik. Sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan saat ke Kalimantan Timur.

sangkulirang

"Tahun depan kalau kita bicara pandemi, orang masih bergerak secara domestik antarkota. Untuk objek-objek wisata yang menjadi favorit domestik memang akan terus dilanjutkan, namun tentu prioritasnya adalah bagaimana penerapan CHSE di sana," kata Sri Wahyuni saat ditemui Okezone, di Sangkulirang, Kutai Timur, Kalimantan Timur, belum lama ini.

Baca Juga: Sangkulirang, Destinasi Wisata di Kaltim Pas untuk Liburan Masa Corona

Sementara untuk wisata minat khusus berbasis ekowisata, Kalimantan Timur memang menyasar pangsa pasar yang berbeda. Mayoritas berasal dari wisatawan mancanegara.

Makanya, pemerintah setempat berencana untuk menyempurnakan paket perjalanan yang akan ditawarkan. Seiring munculnya Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat sebagai primadona baru di Kalimantan Timur.

"Kita harus menyiapkan dulu paket perjalanan kita untuk bundling Kalimantan Timur. Selama ini paket wisatanya yang kita jual lebih wild life seperti melihat orang utan di habitatnya, susur sungai mahakam, dan masih banyak lagi. Ke depan, Sangkulirang barangkali akan menjadi magnetnya," kata Sri.

"Karena Kaltim ini sangat luas, sebelum mencapai Sangkulirang paket wisata yang sebelumnya sudah ada tadi tetap menjadi bagian. Tetapi di depannya Sangkulirang akan ditonjolkan. Karena destinasi ini sangat unik bagi wisatawan mancanegara maupun domestik," imbuhnya.

Kendati demikian, Kadispar Sri Wahyuni menegaskan mengingat Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat menyuguhkan informasi tentang zaman pra sejarah berupa gambar cadas yang tersebar di sejumlah goa, pihaknya pun berkomitmen untuk menjaga kawasan ini agar situs-situs tersebut tetap lestari.

Mengingat kawasan ini masuk dalam konsep wisata minat khusus, tentu pengembangannya akan mengedepankan konsep wisata berkualitas (quality tourism). Sehingga dibutuhkan dukungan stakeholders, creator, dan pemandunya.

"Kita harus memperbaiki kualitas itu yang prosesnya perlu kita siapkan dari sekarang. Misalnya kita dukung dengan pelatihan, diskusi bersama dengan BPCB dan peneliti agar semua sektor paham mengapa kita frekuensi kunjungan ke tempat ini dibatasi atau berjarang. Tetapi tetap akan disediakan paket yang lebih berkualitas," kata Sri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini