Intip Paket Wisata Ekspedisi Andalan Kaltim, Cocok Buat yang Berjiwa Petualang

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 406 2315601 intip-paket-wisata-ekspedisi-andalan-kaltim-cocok-buat-yang-berjiwa-petualang-UgV0uAGSso.JPG Destinasi wisata Labuan Cermin di Berau, Kaltim (Foto: Instagram/@exotickaltim)

POTENSI pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) memang tidak perlu diragukan lagi. Provinsi yang terdiri dari 10 Kabupaten/Kota ini menawarkan beragam pengalaman wisata yang menarik untuk dijajal.

Mulai dari mengamati orang utan dari habitatnya secara langsung, hingga menikmati hamparan laut biru dan suasana yang menenangkan di Kepulauan Derawan.

Bila punya budget berlebih, sangat direkomendasikan untuk mengambil paket wisata ekspedisi yang menjadi andalan Kaltim.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni mengatakan, ketika wisatawan datang ke Kaltim, mereka tidak lagi berbicara soal destinasi-destinasi yang bisa dikunjungi satu per satu atau one stop destination.

Wisatawan akan diajak untuk melihat lebih dekat dengan alam, budaya, dan hewan-hewan endemik yang ada di daerah tersebut.

Baca juga: Sangkulirang, Destinasi Wisata di Kaltim Pas untuk Liburan Masa Corona

"Orang ke Kaltim tidak bicara teritori lagi, yang dicari pertama pasti orang utan di Samboja. Setelah itu, mereka bisa datang ke konservasi beruang madu yang jaraknya hanya berkisar 1 jam saja," kata Sri Wahyuni saat ditemui Okezone di Sangkulirang, Kutai Timur, Kaltim, belum lama ini.

Tak berhenti di situ saja. Setelah puas melihat orang utan dan bekantan, wisatawan bisa menjajal sensasi susur sungai hitam untuk melihat habitat asli Bekantan. Kemudian, wisatawan akan diajak untuk mengeksplorasi hutan tropis di Bukit Bangkirai.

Dari sana, perjalanan akan berlanjut menyusuri Sungai Mahakam. Di tempat ini wisatawan dapat berinteraksi dengan masyarakat Dayak, lalu bergeser mengunjungi Taman Nasional Kutai (TNK).

"Kadang ada wisatawan yang lanjut lagi ke Sangkulirang atau langsung ke Derawan. Jadi memang di Kaltim itu, destinasinya tidak bisa one stop destination karena saling terkait," ungkap Sri Wahyuni.

"Paling tidak paket wisata ini menghabiskan waktu sekitar 1 minggu. Ada juga yang minta dibuatkan paket hingga dua minggu," imbuhnya.

Maka dari itu, ke depannya Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur berencana meningkatkan kualitas destinasi-destinasi minat khusus di Kaltim untuk dijadikan sebuah paket wisata dengan tagline 'escape to borneo lost in paradise'.

Hal ini sejalan dengan program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang tengah mengkampanyekan quality tourism atau wisata berkualitas karena dinilai sangat relevan di masa pandemi Covid-19, maupun ketika pandemi telah usai.

"Sudah bukan volume atau jumlah kunjungan lagi. Karena wisatawan yang tertarik dengan minat khusus itu length of stay dan spendingnya jauh lebih banyak. Ini yang akan kita dorong sekaligus untuk mejaga kelestarian alam dari dampak mass tourism," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini