Pesona Pulau Kotok, Surga Kecil Elang Bondol di Kepulauan Seribu

Dinny Ayu Anggarda, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 408 2316166 pesona-pulau-kotok-surga-kecil-elang-bondol-di-kepulauan-seribu-8ks4FNaUlE.jpg Pulau Kotok, Kepulauan Seribu (Instagram @jakarta_daily)

KEPULAUAN Seribu merupakan surga wisata bahari di DKI Jakarta. Ada begitu banyak pulau memesona di kabupaten ini, salah satunya adalah Pulau Kotok yang masih asri dan udaranya sejuk.

Pulau Kotok punya pantai berpasir putih berpadu laut biru, sehingga cocok jadi tempat refreshing. Pulau Kotok juga dijadikan lokasi pelestarian elang bondol.

Baca juga: Pesona Curug Batu Gede di Balik Hutan Pinus Bogor

Pulau Kotok bisa diakses dengan kapal dari Muara Angke, Jakarta Utara ke Pulau Harapan dulu, waktu tempuhnya sekitar 3 jam. Nah, dari Pulau Harapan lanjut lagi pelayaran dengan kapal kecil sekira 45 menit menuju Pulau Kotok.

Ketika sampai di dermaga kecil Pulau Kotok jangan lupa untuk berfoto-foto, karena pemandangannya keren banget.

"Pulau Kotok yang berada di Kepulauan Seribu, Jakarta ini memiliki pemandangan yang sangat indah, pasirnya yang putih dan lautnya yang juga sangat biru. Ayo dolan ke sini. Berenang dan loncat dari atas dermaga, dijamin seru banget. Di pulau ini, kamu juga bisa menikmati pemandangan sunset maupun sunrisenya. Tag dan ajak teman kamu," tulis Instagram @ayodolan.

Baca juga: Kisah Para Pengangkut Wisatawan Bangkit dari Corona

Pulau Kotok juga dikenal sebagai Pusat Konservasi Elang Bondol. Untuk berkunjung ke pusat penangkaran ini harus mendapatkan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) dari BKSDA DKI Jakarta dan Jakarta Animal Aid Networks (JAAN).

Elang bondol pernah ditetapkan sebagai maskot Jakarta oleh Gubernur Ali Sadikin. Elang bodol juga dijadikan maskot Asian Para Games 2018 dengan nama Momo.

Elang Bondol dengan nama latin Haliastur indus merupakan satwa endemik yang terancam punah sehingga dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 dan diatur dalam PP Nomor 106 Tahun 2018.

Pusat Konservasi Elang Bondol berdiri pada 2004 di lahan seluas 3 hektare.

Populasi elang bondol di pusat konservasi ini sekarang berjumlah 29 ekor. Kemudian ada sembilan elang laut, dan seekor elang kepala abu ikut ditangkar di sini.

Elang-elang di sini sebagian besar hasil sitaan dan pemberian warga. Elang tersebut diberi makan ikan laut.

Elang-elang ini akan dilepasliarkan setelah melalui 3 tahap, yaitu pengecekkan pada suaka, sosialisasi, dan rilis. Waktu rilis ini tidak ditentukan kapannya. Ini bergantung pada kondisi elang yang akan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini