Segarnya 5 Es Tradisional Indonesia, Apalagi Minumnya saat Hati Ambyar

Kamis 26 November 2020 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 301 2316567 segarnya-5-es-tradisional-indonesia-apalagi-minumnya-saat-hati-ambyar-osqjzuZ85D.jpg Ilustrasi. (Foto: Mashable)

SEBAGAI negara tropis yang identik dengan cuaca panas, Indonesia menyimpan sejuta minuman segar yang menggugah selera. Tidak terkecuali es tradisional yang sudah menyebar luas di seluruh daerah.

Bahkan, setiap daerahnya memiliki es tradisional yang menjadi ciri khas keragaman kuliner masing-masing daerah. Penasaran apa saja es tradisional yang bisa Anda coba?

Dilansir dari laman @ayodolan, inilah 5 es tradisional yang cocok untuk melepas dahaga saat cuaca panas. Yuk simak!

Es Selendang Mayang

 seendang

(Foto Instagram resepjajananpasar)

"Minuman segar khas Betawi ini memiliki cita rasa yang enak, membuat es selendang mayang favorit di kalangan turis," tulis laman Instagram @ayodolan.

Ya, cita rasa es selendang mayang yakni cenderung manis dari gula merah dan gurih dari santan. Terbuat dari bahan dasar tepung hunkwe dan tepung sagu ini membuat tekstur pada selendang mayang terasa kenyal.

Adapun bahan pelengkap untuk menggugah selera Anda. Diantaranya gula merah dan kuah santan, ditambah dengan taburan es batu. Es tradisional ini dapat Anda temukan di sekitaran Kota Tua Jakarta atau perkampungan Betawi. Cocok sekali diminum saat cuaca panas pada siang hari.

Es Pisang Ijo

Hidangan ringan khas Sulawesi Selatan, terutama di Makassar. Es pisang ijo yang bahan utamanya terbuat dari pisang berbalut adonan warna hijau. Adapun bahan pelengkap seperti bubur sum sum, sirup merah, susu kental manis dan es batu.

"Bahan lain yang menemani es pisang ijo adalah mutiara cina, bubur sumsum, kacang tanah sangrai, siraman sirup merah, tambahan es serut dan kental manis," tambahnya. 

Sehingga hidangan ini sangat cocok untuk menemani Anda di kala santai siang hari. Dengan ditaburi es batu yang bisa menyegarkan dahaga serta rasa gurih pada bubur sumsumnya.

Baca Juga: Traveling ke Yogyakarta, Imutnya Becca MasterChef Indonesia Berburu Foto Instagramble

Es Cendol
Nama es cendol sendiri populer dari Jawa Barat sedangkan di Banjarnegara lebih akrab disebut sebagai es dawet. Minuman ini bisa Anda temukan di Kota Besar, karena banyak sekali yang menjajakan es tradisional tersebut.
Cendol dengan bahan dasar tepung hunkwe yang diberi warna daun pandan alami ini sangat nikmat jika dipadukan dengan serutan es, santan dan gula merah. Cita rasa cendol sangat gurih serta cocok dinikmati untuk melepas penat setelah beraktivitas.
Es Goyobod
Es tradisional ini memiliki ciri khas tersendiri yakni berisi potongan goyobod, berasal dari adonan tepung hunkwe. Saat  menyantapnya Anda akan merasakan sensasi kenyal pada tekstur potongan goyobod serta gurih santan.
Seporsi es goyobod dengan isian lengkap berupa irisan tepung hunkwe, tape singkong, tape hitam, buah alpukat, ketan, kolang-kaling dan irisan daging kelapa muda.
Lebih nikmat lagi saat dipadukan dengan kuah goyobod dari santan, susu serta air kelapa yang membuat dahaga Anda langsung lenyap. Minuman khas Jawa Barat ini biasanya dijajakan oleh penjual keliling.
Es Kacang Merah
Minuman paling khas berasal dari Palembang dan Manado. Saat berkunjung ke salah satu ibu kota tersebut, Anda akan menjumpai banyak kedai yang menjajakan es tradisional ini.
Dengan kacang merah yang direbus bersama susu evaporasi dan gula pasir, akan membuat teksturnya menjadi lebih empuk saat disantap. Es kacang merah biasanya disajikan dalam mangkuk yang berisi kacang merah, es serut serta susu kental manis cokelat yang legit.
Adapun bahan pelengkap lainnya seperti kuah santan yang gurih, alpukat atau kolang-kaling. Minuman segar ini menjadi hidangan populer pada musim panas.

Es Cendol


Nama es cendol sendiri populer dari Jawa Barat sedangkan di Banjarnegara lebih akrab disebut sebagai es dawet. Minuman ini bisa Anda temukan di Kota Besar, karena banyak sekali yang menjajakan es tradisional tersebut.


Cendol dengan bahan dasar tepung hunkwe yang diberi warna daun pandan alami ini sangat nikmat jika dipadukan dengan serutan es, santan dan gula merah. Cita rasa cendol sangat gurih serta cocok dinikmati untuk melepas penat setelah beraktivitas.


Es Goyobod


Es tradisional ini memiliki ciri khas tersendiri yakni berisi potongan goyobod, berasal dari adonan tepung hunkwe. Saat  menyantapnya Anda akan merasakan sensasi kenyal pada tekstur potongan goyobod serta gurih santan.


Seporsi es goyobod dengan isian lengkap berupa irisan tepung hunkwe, tape singkong, tape hitam, buah alpukat, ketan, kolang-kaling dan irisan daging kelapa muda.


Lebih nikmat lagi saat dipadukan dengan kuah goyobod dari santan, susu serta air kelapa yang membuat dahaga Anda langsung lenyap. Minuman khas Jawa Barat ini biasanya dijajakan oleh penjual keliling.


Es Kacang Merah


Minuman paling khas berasal dari Palembang dan Manado. Saat berkunjung ke salah satu ibu kota tersebut, Anda akan menjumpai banyak kedai yang menjajakan es tradisional ini.


Dengan kacang merah yang direbus bersama susu evaporasi dan gula pasir, akan membuat teksturnya menjadi lebih empuk saat disantap. Es kacang merah biasanya disajikan dalam mangkuk yang berisi kacang merah, es serut serta susu kental manis cokelat yang legit.


Adapun bahan pelengkap lainnya seperti kuah santan yang gurih, alpukat atau kolang-kaling. Minuman segar ini menjadi hidangan populer pada musim panas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini