Pemprov Sumbar Siapkan 7 Orientasi Majukan Pariwisata Daerah

Antara, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 406 2316319 pemprov-sumbar-siapkan-7-orientasi-majukan-pariwisata-daerah-UcItMyYZ93.JPG Objek wisata Danau Maninjau di Sumbar (Foto: Instagram/@a.nasruddin94)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat menyiapkan tujuh orientasi guna memajukan pariwisata daerah yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19.

"Ada tujuh orientasi kepariwisataan yang kami siapkan untuk masa yang akan datang, diharapkan orientasi ini dapat memajukan pariwisata daerah," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial, Rabu, 25 November 2020.

Dalam sebuah webinar nasional bertema "Optimalisasi Peran Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Sumbar", Novrial memaparkan tujuh orientasi tersebut, di mana yang pertama ialah mengangkat Ombilin Coal Mining Heritage (OCMH) sebagai orientasi baru.

"Ini sudah diakui sebagai warisan dunia tahun 2019, kemudian diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan, sekarang giliran kepariwisataan untuk mengangkat OCMH beserta seluruh potensinya menjadi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW)," kata dia.

Baca juga: Tambang Batu Bara Ombilin Dipromosikan Jadi Wisata Sejarah di Sumbar

Menurutnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan di sepanjang jalur kereta api Padang-Padang Pariaman-Kota Pariaman-Tanah Datar-Padang Panjang-Kabupaten Solok-Kota Solok-Kota Sawahlunto yang semuanya berkaitan dengan OCMH.

"Setiap pembenahan yang dilakukan terkait OCMH juga perlu dipertimbangkan soal masyarakat dan budayanya, tidak semata soal jalur," katanya.

Sedangkan orientasi kedua adalah Geopark yang disiapkan sebagai destinasi premium yang menarik minat wisatawan secara khusus. Saat ini Sumbar memiliki tiga geopark nasional dan empat yang sedang proses nasional di antaranya Maninjau, Ngarai Sianok, Lembah Harau, Talamau, dan lainnya.

Kemudian orientasi ketiga adalah wisata halal yang terus dimatangkan oleh pemerintah daerah terkait sejalan dengan regulasi yang sudah ada. Keempat, gelaran event budaya unik dengan mengangkat ikon-ikon khusus dari masing-masing kabupaten atau kota di Sumbar.

"Diharapkan hal ini menjadi pemikat wisatawan sehingga mereka lebih lama tinggal (length of stay) dan menghabiskan lebih banyak uang (spending money)," terangnya.

Kelima, menggiatkan Mice (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dengan menggandeng organisasi, lembaga, dan pihak lainnya. Selanjutnya keenam, yaitu memfasilitasi destinasi wisata unggulan mulai dari kategori sudah berkembang, sedang berkembang, dan belum berkembang.

Untuk destinasi yang sudah berkembang nantinya akan fokus ke arah pemasaran, destinasi yang sedang berkembang akan diarahkan pada kelembagaan, dan destinasi belum berkembang akan difasilitasi secara fisik baik dari sarana maupun prasarana.

Adapun orientesi ketujuh yaitu meneruskan kegiatan sport tourism seperti Tour de Singkarak (TdS) dan Minang Geopark Run.

Sementaera itu, Wakil Rektor IV UNP Yasri berharap ada kontribusi positif dalam pengembangan pariwisata nasional khususnya Sumbar karena pariwisata menyangkut segala bidang.

"Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan kontribusi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sumbar," ucap Yasri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini