DPRD Batang Dorong Dispar Batang Jeli Tangkap Peluang Pariwisata

Antara, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 406 2316322 dprd-batang-dorong-dispar-batang-jeli-tangkap-peluang-pariwisata-SFWv5JOH3r.JPG Objek wisata Batang Dolphin Center di Batang, Jawa Tengah (Foto: Antara)

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendorong Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga setempat jeli menangkap peluang pariwisata, di antaranya pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industrial Park (BIP) di Sigayung, Kecamatan Tulis.

Hal itu untuk memajukan industri pariwisata di daerah yang sempat lesu akibat hantaman pandemi Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusup mengungkapkan, keberadaan sentrum industri dengan diiringi aktivitas masyarakat yang bertumbuh cepat diyakini akan meningkatkan kebutuhan warga terhadap rekreasi.

"Aktivitas masyarakat di lingkungan industri yang padat, mobilitas tinggi, itu kan melelahkan sehingga mereka membutuhkan penyegaran maupun kenyamanan batin. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata di daerah perlu ditingkatkan agar menjadi daya tarik wisatawan," terang dia.

Ia mengingatkan pada pemkab jangan sampai perputaran uang di sektor pariwisata ini mengalir ke luar daerah Batang.

Baca juga: Pikat Wisatawan, Taman Hiburan Rakyat Kramat Bersolek

"Ini memang perlu inovasi dan kreativitas Dinas Pariwisata bagaimana cara agar objek wisata yang dimiliki daerah menjadi tempat kunjungan wisatawan," katanya.

Lebih lanjut Yusup mencontohkan, tingginya aktivitas dan mobilitas masyarakat Jakarta yang setiap hari harus menghadapi pekerjaan di kantor dan kemacetan di jalan akan membuat mereka capek dan jenuh.

Karena itu, kata dia, masyarakat kalangan menengah di Jakarta atau kota-kota besar lainnya akan memanfaatkan akhir pekan untuk berlibur atau sekadar menyenangkan batin.

"Karena itu, hal yang sama di Jakarta sangat memungkinkan terjadi di Kabupaten Batang dengan berdirinya KIT. Oleh karenanya kami mendorong pemkab bisa menangkap peluang ini untuk kemajuan industri pariwisata," katanya.

Dirinya meyakini jika KIT maupun Kawasan Industrial Park di Sigayung ini berkembang dengan baik maka dampak sosial ekonominya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Meningkatnya pendapatan masyarakat juga secara otomatis akan mendorong mereka ingin memenuhi kebutuhan sekunder seperti berkunjung ke objek wisata," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santosa mengaku, pihaknya sudah mulai mengundang para pengelola pariwisata untuk membenahi objek wisata dalam rangkaian menyambut dibangunnya Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industrial Park di Sigayung.

Selain itu, kata dia, Dinas Pariwisata juga sudah menyusun beberapa paket wisata, peta perjalanan wisata, dan melatih pemandu wisata (Tour Guide) untuk menyambut kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik.

"Adapun beberapa potensi objek wisata unggulan yang bisa kita tawarkan pada wisatawan antara lain objek wisata Pantai Jodo, Agrowisata PT Pagilaran, river tubing Desa Pandansari, Pantai Sigandu, dan Batang Dolphin Center," ucap Wahyu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini