Persawahan Ciharashas Bogor Siap Disulap Jadi Objek Wisata Senilai Rp2,8 Miliar

Haryudi, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 408 2316781 persawahan-ciharashas-bogor-siap-disulap-jadi-objek-wisata-senilai-rp2-8-miliar-JZgXv6VLCo.jpeg Pemandangan sawah di Kampung Ciharashah, Bogor, Jawa Barat (Sindo/Haryudi)

PEMERINTAH Kota Bogor mengucurkan bantuan hibah Rp 2.813.973.000 dari APBD 2020 kepada Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan di area persawahan Kampung Ciharashas, Kamis (26/11/2020).

Penyerahan hibah secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada pengurus Kompepar Mulyaharja dan dampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Atep Budiman.

Baca juga: Deretan Tempat Wisata Kuliner Populer di Puncak, Mana Favoritmu?

Menurut Bima Arya, alokasi anggaran tersebut diperuntukan untuk pembangunan sarana prasarana guna mengembangkan wisata alam di Kampung Ciharashas, Mulyaharja.

ilustrasi

Sawah di Kampung Ciharashah (Sindo/Haryudi)

Diharapkan, sektor pariwisata ini mampu menggerakkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat setempat karena memiliki efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat dan melibatkan banyak tenaga kerja.

“Akan kita garap sekitar 2 hektare (persawahan) di sini, akan kita jadikan sebagai kampung tematik wisata alam yang keren Insya Allah, yang memberikan maslahat untuk warga. Kita alokasikan anggaran Rp2,8 milyar, saya serahkan kepada Kompepar Mulyaharja. Mudah-mudahan lancar. Dengan ini kita mulai pembangunan di sini,” ungkap Bima.

Sementara itu, Kadisparbud Kota Bogor Atep Budiman menjelaskan hibah dari APBD ini bagian dari klaster recovery economy di masa pandemi.

“Tren masyarakat sekarang wisata lebih ke alam, cari suasana alam, berjemur, hiking, gowes. Mulyaraharja punya magnet itu untuk kita kembangkan ke arah sana,” ujar Atep.

Baca juga: Pesona Pulau Kotok, Surga Kecil Elang Bondol di Kepulauan Seribu

Atep mengaku pemanfaatan lahan pertanian untuk wisata alam juga banyak dilakukan di daerah-daerah lain, salah satunya di Svargabumi, Magelang.

“Karena potensi di Kota Bogor karakternya hampir mirip dengan Swargabumi, kita punya view Gunung Salak, sawah-sawah, kalau malam hari juga bagus. Lalu kita kerjasama dengan pemilik lahan dan petani, tanpa mengganggu pokok usaha masyarakat di sini, yakni pertanian, kita tingkatkan supaya ada nilai tambah lain untuk masyarakat juga nantinya,” jelas dia.

(sal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini