Berkunjung ke Kampung Wisata Sewu Kembang, Surganya Tanaman Hias

Ilham Rachmatullah, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 408 2316848 berkunjung-ke-kampung-wisata-sewu-kembang-surganya-tanaman-hias-u6wo5jYo51.jpg Kampung Sewu Kembang. (Foto: YouTube Humas Jateng)

JAGAT dunia maya dihebohkan dengan munculnya video viral seorang pencinta tanaman hias rela menukar mobilnya dengan tanaman Philodendron dan Caladium. Diketahui dalam video tersebut, tanaman hias tersebut berjenis Philodendron Florida Beauty dan Caladium Hybrid yang dikenal langka dan sangat mahal.

Terlepas dari video viral tersebut, ada salah satu daerah di Jawa Tengah yang dikenal menjadi pusat tanaman hias, Bahkan tempat tersebut dijuluki sebagai Kampung Seribu Bunga, namanya Kampung Wisata Sewu Kembang. Lokasinya di Dusun Nglurah, Kelurahan dan Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Dilansir Okezone dari akun YouTube Mbah Carik Channel, ada beberapa hal menarik yang bisa Anda lakukan saat berkunjung ke Kampung Wisata Sewu Kembang, yang menjadi surganya para pecinta tanaman hias. Yuk simak!

Baca Juga: 5 Objek Wisata Petik Buah di Malang, Bisa Buat Oleh-Oleh Lho

Lokasi Wisata Kampung Sewu Kembang

 tanaman

Wisata Kampung Sewu Kembang terletak di Dusun Nglurah, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Berjarak kurang lebih 35 kilometer dari Kota Solo, Jawa Tengah. Sebuah kawasan yang menjadi sentral tanaman hias ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Bagi Anda yang menggunakan kendaraan umum, bisa turun di Terminal Tawangmangu dan dilanjutkan dengan angkutan pedesaan menuju langsung ke kawasan Dusun Nglurah. Dusun Nglurah ini hanya berjarak 3 kilometer dari Taman Wisata Tawangmangu yang terkenal dengan wisata air terjun Grojogan Sewu.

Pesona keindahan alamnya yang indah

Terletak di kaki Gunung Lawu, menjadikan Kampung Wisata Sewu Kembang memiliki panorama alam yang indah. Berada pada ketinggian 1.800 mdpl, suasana alam yang asri dan sejuk begitu terasa sesampainya di sini.

Sepanjang mata memandang, Anda akan disambut beraneka macam jenis tanaman hias yang berwarna-warni. Selain itu, Dusun Nglurah juga menjadi lokasi yang cocok untuk menanam beragam sayur mayur dan tanaman hias yang cantik.

 

Surganya para pencinta tanaman hias
Beragam jenis tanaman hias dapat anda temui di Kampung Wisata Sewu Kembang ini. Mulai dari tanaman yang langka, mahal, hingga paling dicari orang berjejer rapi di sepanjang jalan. Di sini kurang lebih ada 130 macam jenis tanaman hias dan tanaman obat.
"Berbagai jenis tanaman hias tersebut antara lain Mawar, Keladi Gajah, Anthurium, Aglaonema, Philodendron, Anggrek, Cemara, Adenium, Agave, Kaktus, dan lain-lain." kata sang pemilik YouTube.
Hampir semua warga di kampung ini memiliki usaha tanaman hias. Maka dari itu julukan kampung seribu bunga ini disematkan kepada Dusun Nglurah ini.
Awalnya bukan tanaman hias
Pada awalnya Dusun Nglurah dikenal sebagai penghasil sayur mayur, salah satunya adalah seledri. Warga Dusun Nglurah hanya menanam dan menjadi petani seledri. Namun karena harga jual seledri yang rendah, maka warga Dusun Nglurah ini mencoba peruntungan baru dengan menjual tanaman hias yang hingga kini kita kenal sebagai sentral produksi tanaman hias.
Bahkan saat akhir pekan tiba, kawasan ini bisa dipenuhi oleh para pecinta tanaman hias yang sedang memburu tanaman incarannya. Hampir semua jenis tanaman hias tersedia di kampung Sewu Kembang ini.
Menjadi sentra dan komoditas tanaman hias
Hampir semua penduduk di Dusun Nglurah ini menjadi penjual dan pembibit tanaman hias. Bahkan permintaan dan pasokan tanaman hias sudah sampai ke seluruh kota di Indonesia, termasuk Kota Fak-Fak, Papua Barat.
Ada sekitar 850 kepala keluarga yang terdiri lebih dari 2000-an penduduk menekuni usaha tanaman hias. Beberapa warga juga memanfaatkan pekarangan dan halaman rumahnya untuk menyimpan tanaman hias.

Surganya para pencinta tanaman hias


Beragam jenis tanaman hias dapat anda temui di Kampung Wisata Sewu Kembang ini. Mulai dari tanaman yang langka, mahal, hingga paling dicari orang berjejer rapi di sepanjang jalan. Di sini kurang lebih ada 130 macam jenis tanaman hias dan tanaman obat.


"Berbagai jenis tanaman hias tersebut antara lain Mawar, Keladi Gajah, Anthurium, Aglaonema, Philodendron, Anggrek, Cemara, Adenium, Agave, Kaktus, dan lain-lain." kata sang pemilik YouTube.
Hampir semua warga di kampung ini memiliki usaha tanaman hias. Maka dari itu julukan kampung seribu bunga ini disematkan kepada Dusun Nglurah ini.


Awalnya bukan tanaman hias


Pada awalnya Dusun Nglurah dikenal sebagai penghasil sayur mayur, salah satunya adalah seledri. Warga Dusun Nglurah hanya menanam dan menjadi petani seledri. Namun karena harga jual seledri yang rendah, maka warga Dusun Nglurah ini mencoba peruntungan baru dengan menjual tanaman hias yang hingga kini kita kenal sebagai sentral produksi tanaman hias.


Bahkan saat akhir pekan tiba, kawasan ini bisa dipenuhi oleh para pecinta tanaman hias yang sedang memburu tanaman incarannya. Hampir semua jenis tanaman hias tersedia di kampung Sewu Kembang ini.


Menjadi sentra dan komoditas tanaman hias


Hampir semua penduduk di Dusun Nglurah ini menjadi penjual dan pembibit tanaman hias. Bahkan permintaan dan pasokan tanaman hias sudah sampai ke seluruh kota di Indonesia, termasuk Kota Fak-Fak, Papua Barat.


Ada sekitar 850 kepala keluarga yang terdiri lebih dari 2000-an penduduk menekuni usaha tanaman hias. Beberapa warga juga memanfaatkan pekarangan dan halaman rumahnya untuk menyimpan tanaman hias.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini