Gurihnya Soto Gading, Menu Sarapan Gibran dan Kuliner Favorit Jokowi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 301 2317153 gurihnya-soto-gading-menu-sarapan-gibran-dan-kuliner-favorit-jokowi-xtlRfvzeQ4.jpg Gibran dan sederet politisi sarapan Soto Gading. (Foto: Ary Wahyu Wibowo)

Okezone juga berkesempatan mencicipi kelezatan Soto Gading yang terletak di Jalan Brigjen Sudiarto no.75 Joyosuran, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Seperti apa kelezatan kuliner ini sampai Gibran Rakabuming lahap makan?
Tampilan Soto Gading sekilas mirip seperti olahan soto ayam pada umumnya. Isiannya terdiri dari potongan daging ayam, kentang, soun, brambang (bawang goreng), seledri, kemudian disajikan dengan kuah kaldu bening yang diolah dengan bumbu rempah-rempah. 
Soto Gading biasanya disantap bersama nasi putih dan beberapa makanan pelengkap seperti, tempe buntel daun, sosis solo, beragam sate-satean, hingga kerupuk kulit sapi atau juga sering disebut dengan istilah rambak. 
Dari segi rasa, olahan soto ini menyuguhkan sensasi rasa gurih yang lembut, dengan aroma yang sangat khas. Orang Solo biasanya menikmati hidangan ini dengan mencampurkan sambal kecap untuk memperkaya cita rasanya.
Menurut salah satu pegawai Soto Gading, Presiden Joko Widodo punya pesanan khusus setiap kali menyambangi rumah makan tersebut.
"Bapak seringnya datang ke Soto Gading 1 atau pusat dari gerai-gerak kami. Beliau selalu pesan satu porsi soto, nasinya dipisah. Nah, biasanya bapak makan pakai sate brutu (pantat ayam), sosis solo, dan rambak," kata Susi (bukan nama asli).
Susi menambahkan, belakangan yang lebih sering datang ke rumah makan mereka justru sang ibu negara, Iriana Jokowi. Apalagi saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 
"Ibu sering ke sini, kadang bawa rombongan PKK-nya. Kalau beliau menunya soto pisah, pakai sambal, terus makan pakai tempe buntel yang digoreng garing," timpal Susi. 
Nah, bagi Okezoners yang tertarik mencicipi kelezatan Soto Gading, rumah makan ini telah memiliki tiga cabang yang bisa Anda sambangi. 
Harganya pun relatif terjangkau, untuk soto tanpa nasi dibanderol seharga Rp12 ribu, sementara nasi putihnya dijual seharga Rp6 ribu per porsi. Sementara untuk makanan pelengkap dimulai dari Rp2 ribuan saja. Murah bukan?
Okezone juga berkesempatan mencicipi kelezatan Soto Gading yang terletak di Jalan Brigjen Sudiarto no.75 Joyosuran, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Seperti apa kelezatan kuliner ini sampai Gibran Rakabuming lahap makan?

Tampilan Soto Gading sekilas mirip seperti olahan soto ayam pada umumnya. Isiannya terdiri dari potongan daging ayam, kentang, soun, brambang (bawang goreng), seledri, kemudian disajikan dengan kuah kaldu bening yang diolah dengan bumbu rempah-rempah. 

Soto Gading biasanya disantap bersama nasi putih dan beberapa makanan pelengkap seperti, tempe buntel daun, sosis solo, beragam sate-satean, hingga kerupuk kulit sapi atau juga sering disebut dengan istilah rambak. 

Dari segi rasa, olahan soto ini menyuguhkan sensasi rasa gurih yang lembut, dengan aroma yang sangat khas. Orang Solo biasanya menikmati hidangan ini dengan mencampurkan sambal kecap untuk memperkaya cita rasanya.

Menurut salah satu pegawai Soto Gading, Presiden Joko Widodo punya pesanan khusus setiap kali menyambangi rumah makan tersebut.

"Bapak seringnya datang ke Soto Gading 1 atau pusat dari gerai-gerak kami. Beliau selalu pesan satu porsi soto, nasinya dipisah. Nah, biasanya bapak makan pakai sate brutu (pantat ayam), sosis solo, dan rambak," kata Susi (bukan nama asli).

Susi menambahkan, belakangan yang lebih sering datang ke rumah makan mereka justru sang ibu negara, Iriana Jokowi. Apalagi saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

"Ibu sering ke sini, kadang bawa rombongan PKK-nya. Kalau beliau menunya soto pisah, pakai sambal, terus makan pakai tempe buntel yang digoreng garing," timpal Susi. 

Nah, bagi Okezoners yang tertarik mencicipi kelezatan Soto Gading, rumah makan ini telah memiliki tiga cabang yang bisa Anda sambangi. 

Harganya pun relatif terjangkau, untuk soto tanpa nasi dibanderol seharga Rp12 ribu, sementara nasi putihnya dijual seharga Rp6 ribu per porsi. Sementara untuk makanan pelengkap dimulai dari Rp2 ribuan saja. Murah bukan?

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini